Video Tutorial Metalurgi

  • Video Proses Pembuatan Timbal II Nitrat. Video ini memvisualkan cara membuat garam timbal II nitrat, yang merupakan hasil reaksi dari logam timah hitam dan larutan asam nitrat (HNO3).
  • Video Proses Ekstraksi Perak dari Plastik Rontgen. Cara ekstraksi logam perak dari plastik rontgen disajikan dalam video ini. Metode yang digunakan sangat sederhana, dan melibatkan peralatan yang mudah diperoleh di sekitar rumah.
  • Video Tutorial “Teknik EkstraksiLumpur Emas Menggunakan Sianidasi”. Video ini menampilkan cara pengolahan emas dengan sianida, khususnya batuan emas yang telah dihaluskan hingga menjadi lumpur atau bubur (slurry). Penyajian yang lengkap memudahkan pengunjung untuk mengaplikasikan proses sianidasi ini.
  • Video Tutorial “Praktek Pemurnian Logam Emas dan Perak”. Pemurnian emas dan perak yang disajikan dalam video ini dibatasi hanya menggunakan metode nitrifikasi, dimana hasil dari nitrifikasi bisa memisahkan dan memurnikan emas dan perak, dengan tingkat kemurnian emas maksium 99 %, dan kemurnian perak maksimum 99,5%.
  • Video Tutorial Cara Pengujian Kandungan Merkuri Pada Batuan Cinnabar. Video pengujian kandungan merkuri dalam cinnabar menampilkan cara pengujian kandungan merkuri terpraktis, tercepat, dan paling akurat. Proses pengujian kandungan merkuri yang ditampilkan menggunakan cara klorinasi untuk memisahkan merkuri dari padatan, yang diikuri reduksi ion merkuri II menjadi logamnya, dan diakhiri proses pemurnian logam merkuri.
  • Video Proses Pembuatan Tembaga II Sulfat. Tembaga II Sulfat sering disebut dengan nama dagang “trusi atau terusi”. Tembaga II sulfat, atau tembaga sulfat, atau copper sulphate, adalah senyawa kimia yang berasal dari kation tembaga dan anion sulfat. Proses pembuatan tembaga sulfat yang ditampilkan pada video cara membuat Kristal tembaga sulfat, menggunakan logam tembaga dan larutan asam sulfat sebagai bahan bakunya. Proses ionisasi tembaga dilakukan menggunakan elektrolisa, yang menggunakan arus listrik DC.
  • Video Tutorial Pengolahan Limbah Elektronik. Peralatan elektronika modern tak hanya mengandung logam tembaga dan timah putih, namun juga mengandung logam-logam mulia (emas, perak, palladium, dsb) dan logam-logam tanah jarang, yang memiliki nilai ekonomi cukup baik. Proses daur ulang logam dari peralatan elektronika bekas (limbah elektronik) disajikan lengkap pada video cara mengolah limbah elektronik ini.
  • Video Ekstraksi Perak dari Larutan Fikser. Fikser adalah larutan natrium thiosulfat (sodium thiosulfate) / hypo, yang digunakan untuk proses fiksasi klise (negatif) dari film-film fotografi. Larutan fikser yang telah jenuh telah mengandung senyawa kompleks perak thiosulfat, yang bisa diekstrak kembali menjadi logam perak. Dahulu fikser digunakan untuk fiksasi negatif film fotografi (sebelum lahirnya teknologi digital modern), master untuk percetakan, dan banyak lainnya. Saat ini fikser masih digunakan untuk fiksasi klise rontgen atau klise hasil dari radiologi di rumah sakit dan laboratorium kesehatan. Video ekstraksi perak dari fikser disajikan lengkap, dan menggunakan peralatan sederhana yang mudah diperoleh di sekitar tempat tinggal.