Video Tutorial “Teknik EkstraksiLumpur Emas Menggunakan Sianidasi”

Sianidasi masih menjadi salah satu metode pengolahan emas yang paling sering digunakan pada proses ekstraksi emas dari batuan atau lumpur. Hampir sama halnya dengan proses amalgamasi emas menggunakan merkuri, proses sianidasi pun termasuk dalam kategori metoda pengolahan emas sederhana. Artinya, metoda ini mudah diterapkan dan tidak membutuhkan pengetahuan yang terlalu rumit.

Proses sianidasi biasa hanya menggunakan sodium sianida sebagai pelindi/pelarut emas, senyawa hidroksida semacam kapur masak Ca(OH)2 atau soda api sebagai penaik dan pengendali pH.

Sianidasi dimulai dari pengondisian pH optimal lumpur / slurry / batuan heap leach, yang selanjutnya diikuti oleh pemasukan bahan kimia sodium sianida NaCN. Proses leaching sianida berlangsung dalam tempo yang relatif lambat. Sianidasi bertujuan memisahkan emas darfi partikel suspensi atau batuan, dimana sebelumnya emas juga berbentuk bijih yang padat.

Emas yang telah terlarut selanjutnya di adsorbsi menggunakan adsorbent. Ada 2 jenis adsorbent yang biasanya digunakan dalam proses adsorbsi larutan emas dari cairan lumpur atau batuan, yaitu arang aktif (activated carbon) dan resin penukar ion negatif (anion exchange resin). Pada video ini bestekin.com menampilkan visualisasi adsorbsi menggunakan karbon aktif (activated carbon) dan resin penukar ion. Di sesi ini kita juga akan membandingkan laju dan kapasitas adsorbsi dari karbon aktif dan resin penukar ion. Pengolahan emas menggunakan sianida menghasilkan ukuran molekul emas yang besar, oleh karena itu kita harus menggunakan resin anion yang mampu mengadsorbsi molekul makro. Resin yang tepat adalah resin macropore, dan memiliki ukuran partikel yang relatif besar.

Proses setelah adsorbsi adalah elusi, yaitu mengeluarkan emas dari adsorbent menggunakan bahan-bahan kimia yang tepat untuknya. Tujuan elusi adalah agar karbon aktif atau resin bisa digunakan kembali untuk proses adsorbsi selanjutnya. Elusi diikuti dengan proses regenerasi, yaitu proses yang bertujuan mengembalikan daya adsorbsi arang aktif atau resin.

Bagian terakhir dari video tutorial pengolahan emas dengan sianida adalah peleburan campuran emas dan perak, yang diikuti pemisahan dan pemurnian emas dan perak. Pada video ini, proses pemurnian hanya menggunakan nitrifikasi, dimana tingkat kemurnian emas berkisar antara 98% – 99%, dan perak sekitar 99,5%.