Defenisi Mol

Defenisi mol adalah satuan yang paling banyak digunakan sebagai dasar perhitungan stoikiometri, persamaan reaksi, dan sebagainya. Mol dapat didefenisikan sebagai perbandingan antara massa suatu unsur, molekul, atau senyawa dan berat atom atau berat molekulnya.

Misalnya suatu kristal CuSO4.5H2O seberat 15 gram, berapa mol tembaga sulfatnya ?

Jawab : Pertama, kita harus menghitung berat molekul total kristal tersebut, dimana jumlah atom tembaga =1, atom belerang (sulfur) = 1, oksigen = 4+5=9, dan hidrogen = 10 atom.

  • Massa atom Cu x 1 atom Cu = 63,5
  • Massa atom belerang x 1 = 32
  • Massa atom oksigen x 9 = 16 x 9 = 144
  • Massa atom hidrogen x 10 = 1 x 10 = 10
  • Massa Molekul CuSO4.5H2O = 63,5 + 32 + 144 + 10 = 249,5

Mol CuSO4  dalam kristal CuSO4.5H2O = 15 /249,5 = 0,06 mol.

Defenisi mol banyak berkaitan dengan stoikiometri. Stoikiometri adalah ilmu yang merupakan bagian dari ilmu kimia dasar. Bidang ini berhubungan dengan perhitungan berat unsur, berat senyawa, dalam suatu reaksi kimia, atau yang berdiri sendiri.

Misalnya contoh reaksi kimia di bawah ini :

CuSO4 + Fe  =====>  Cu  +  FeSO4

Dari reaksi kimia di atas, kita bisa menghitung berat logam besi yang dibutuhkan untuk mereduksi semua ion tembaga menjadi logamnya. Cukup dengan mengetahui mol dari senyawa CuSO4, perhitungan berat besi akan didapatkan.

Tentu saja kita juga harus tahu massa atom Cu, S, O, dan Fe.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *