Reaksi Eksoterm

Reaksi eksoterm adalah reaksi kimia yang membebaskan kalor, dimana kalor mengalir dari sistem ke lingkungan. Kalor yang dibebaskan berasal dari kalor laten yang sebelumnya telah dimiliki oleh masing-masing zat yang bereaksi. Reaksi eksoterm berlangsung spontan, karena zat-zat yang bereaksi berusaha membentuk kesetimbangan baru dengan cara melepas kalor latennya.

Sebagai contoh, reaksi kimia berikut ini : Proses pembuatan kapur masak dari kapur mentah (limestone) membutuhkan panas, agar gas CO2 terpisah dari senyawa CaCO3.

CaCO3 (s)  →  CaO (s)  +  CO2 (g)

merupakan reaksi endoterm. Untuk memisahkan gas CO2 dari CaCO3 dibutuhkan panas yang disuplai dari lingkungan ke sistem. Dalam hal ini, kapur mentah (CaCO3) dibakar oleh api hingga gas CO2 terlepas. CaO yang dihasilkan telah menyimpan sebagian kalor yang ditransfer oleh api, inilah yang dimaksud kalor laten. Pada kondisi terbuka oleh udara, kapur CaO jika disentuh terasa panas, karena kapur berusaha melepaskan kalor yang dimiliki. Panas yang timbul disebabkan adanya uap air dalam udara yang sebagian bereaksi dengan kapur.

Saat dicampur dengan air, kapur bereaksi spontan membentuk senyawa baru, sembari melepaskan kalor laten yang dimilikinya. Reaksinya sebagai berikut :

CaO (s)  +  H2O (aq)  →  Ca(OH)2

Reaksi inilah yang dimaksud reaksi eksoterm

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

eighteen + four =

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.