Teknik Produksi Merkuri dari Cinnabar Ore

Batuan Cinnabar mengandung senyawa merkuri II sulfida (Mercury sulfide, mercuric sulfide, mercury sulphide, or mercury(II) sulfide) yang tak larut dalam air. Di alam batuan cinnabar ditemukan dalam 2 bentuk / jenis kristal :

  • alpha cinnabar (red cinnabar)Cinnabar merah (red cinnabar atau alpha cinnabar / α-HgS), merupakan jenis batuan cinnabar yang paling sering ditemukan di alam.
  • batu cinnabar pulau seramCinnabar hitam (black cinnabar), atau biasa juga disebut metacinnabar (β-HgS). Cinnabar jenis ini (meta-cinnabar) banyak ditemukan di kepulauan Maluku (Pulau Seram, Pulau Romang, Pulau Buru, dan pulau-pulau di Maluku Tenggara).

Cinnabar ores merupakan bahan baku utama untuk membuat logam merkuri ( raksa / air raksa ). Ada 2 cara yang bisa dilakukan untuk menghasilkan logam merkuri dari batuan cinnabar, yaitu :

  • Proses produksi merkuri dari cinnabar dengan cara pyrometallurgy, yaitu proses pengolahan / ekstraksi logam merkuri yang dilakukan menggunakan panas dari luar sistem.
  • Produksi yang dilakukan secara hydrometallurgy, yaitu proses ekstraksi merkuri dari cinnabar yang dilakukan menggunakan bahan kimia cair sebagai ekstraktor.

Ebook “Pembuatan Merkuri dari Cinnabar menjelaskan 2 cara tersebut secara akurat, baik teori maupun prakteknya. Merkuri adalah logam yang sangat beracun, sehingga proses pembuatannya harus dilakukan dengan sangat hati-hati dan teliti, serta menggunakan peralatan yang dapat mencegah terjadinya kebocoran merkuri ke udara dan perairan. Untuk membaca buku cara membuat merkuri silakan klik di sini.

One comment

Tinggalkan Balasan