Lithium

Logam lithium adalah unsur kimia dengan simbol Li dan nomor atom 3. Unsur ini digolongkan sebagai logam yang memiliki kekerasan sangat lunak, berwarna putih perak dan dikelompokkan dalam golongan logam alkali. Lithium merupakan logam yang paling ringan dibanding unsur-unsur logam lainnya.

Seperti semua logam alkali, logam lithium sangat reaktif dan mudah terbakar. Oleh karena itu, untuk mencegah cepatnya logam ini teroksidasi, maka biasanya material logam Lithium disimpan dalam media tertutup yang dipenuhi oleh minyak. Ketika logam lithium dibelah, pada saat awal penampilan warna putih perak berkilau, namun dalam waktu yang sangat cepat terjadi oksidasi oleh udara, yang menyebabkan terjadinya perubahan warna logam menjadi perak-abu-abu kekusaman, yang selanjutnya berubah menjadi hitam.

Karena memiliki reaktivitas yang sangat tinggi, di alam logam ini hanya ditemukan dalam bentuk senyawa ionik. Lithium ditemukan di sejumlah mineral pegmatitic ; namun karena kelarutannya yang sangat baik, maka senyawa logam ini selalu ada dalam air laut dan lempung-lempung pada wilayah sekitarnya. Pada skala industri, logam ini diperoleh dari proses elektrolisa air garam campuran KCl (potassium klorida) dan LiCl (lithium klorida).

Inti dari atom lithium berada di ambang batas ketidakstabilan, karena energi ikatan dalam inti yang lemah (rendah) pada atom ini. Karena ketidakstabilan, logam ini memiliki kaitan yang sangat penting dalam ilmu fisika nuklir. Proses transmutasi atom lithium menjadi helium yang dilakukan pada tahun 1932 merupakan reaksi nuklir pertama yang dibuat oleh manusia, di mana lithium-6 deuteride berfungsi sebagai bahan bakar untuk reaksi fusi tersebut.

Nama, Simbol, Warna Lithium, Li, Putih Keperakan
Nomor Atom 3
Golongan, Blok Golongan 1, blok S
Perioda Perioda II
Kategori Unsur Kimia Logam Alkali
Massa Atom 6,94
Konfigurasi Elektron [Dia] 2S1
Fase Standar (suhu kamar) Padat
Bilangan Oksidasi +1
Elektronegativitas Skala Pauling: 0.98
Energi ionisasi 1: 520,2 kJ / mol
2: 7.298,1 kJ / mol
3: 11.815,0 kJ / mol
Panas Peleburan 3.00 kJ / mol
Panas Penguapan 136 kJ / mol
Kapasitas Panas Molar 24,860 J / (mol • K)
Titik didih 1603 K (1330 ° C, 2426 ° F)
Titik Lebur 453,65 K (180,50°C, 356,90°F)
Massa Jenis (suhu kamar) 0,534 g / cm 3
Jari-jari atom empiris: 152 pm
Jari-jari kovalen 128 ± 07:00 pm
Jari-jari Van der Waals 182 pm
Modulus Young 4,9 GPa
Ekspansi termal 46 pM / (m • K) (pada 25 ° C)
Konduktivitas terma 84,8 W / (m • K)
Tahanan Jenis 92,8 nΩ • m (pada 20 ° C)
Sifat Magnetik paramagnetik

Halaman 2…

Tinggalkan Balasan