Rilis Ebook Ekstraksi Emas Menggunakan Thiosulfate

Disamping penggunaan sianida, ekstraski emas menggunakan thiosulfate juga bisa dilakukan dari batuan. Penggunaan thiosulfate dilakukan untuk jenis-jenis batuan tertentu, yang secara biasa sulit diolah (refraktory) oleh pelarut sianida.

Thiosulfate juga digunakan pada daerah-daerah yang melarang penggunaan sianida sebagai pelarut emas.

Ilmu pengolahan emas menggunakan thiosulfate masih terus berkembang dengan beberapa varian dalam berbagai percobaan yang dilakukan para ahli pengolahan mineral emas.

Thiosulfat adalah salah satu bahan kimia yang mampu melarutkan logam emas dan perak. Bahan kimia ini banyak digunakan sebagai larutan fikser pada proses fiksasi negatif film.

Thiosulfate memiliki 3 jenis, yang masing-masingnya memiliki kemampuan tertentu terhadap pelarutan emas. Pelarut yang paling lambat adalah sodium thiosulfate, diikuti oleh Calcium thiosulfate, dan yang paling kuat ammonium thiosulfate.

Untuk melarutkan emas, pilihan terbaik adalah menggunakan ammonium thiosulfate.

Tak seperti sianida yang bisa diadsorbsi menggunakan karbon, larutan emas thiosulfate hanya bisa diserap menggunakan resin anion khusus. Larutan emas dalam thiosulfate juga bisa diekstrak menggunakan reduktor logam, seperti aluminium dan logam zinc.

Oleh karena itu, penggunaan ekstraski emas menggunakan thiosulfate sebenarnya hanya cocok diaplikasikan pada pengolahan emas sistem penyiraman (heap leach).

Ebook “Ekstraksi Emas Menggunakan Thiosulfate” telah dirilis dan dapat dibaca pada bagian ini.  

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *