Ebook Pembuatan Garam Industri

garam industri

Garam Industri sudah merupakan suatu kebutuhan pokok untuk industri makanan dan industri pengguna NaCl di dalam negeri. Sesuai dengan namanya, garam industri sebagian besar diperuntukkan bagi kebutuhan industri. Ada puluhan penggunaan NaCl dalam industri, antara lain :

  • Bahan baku untuk industri klor-alkali, yang menghasilkan zat kimia NaOH (soda api), NaOCl (sodium hypochloride), HCl (asam klorida / hydrochloride acid), dan kaporit.
  • Bahan pencuci pada industri tekstil.
  • Perasa asin pada industri makanan dan industri penyedap rasa.
  • Bahan kimia untuk industri penjernihan dan pemurnian air.
  • Bahan pengawet pada industri makanan.

Pada dasarnya garam dapur yang baik untuk dikonsumsi haruslah memiliki tingkat kemurnian NaCl yang tinggi. Namun karena standar SNI untuk garam dapur yang mensyaratkan kandungan NaCl minimum dimulai dari 94% (kebijakan ini dibuat untuk melindungi industri garam rakyat), maka penggunaan garam industri dibatasi hanya untuk kebutuhan industri saja.

Adanya globalisasi perdagangan internasional menuntut penggunaan standar terhadap suatu produk industri yang harus memenuhi ketentuan standar internasional yang berlaku. Suatu produk makanan atau hasil industri yang diekspor ke negara lain harus memenuhi standar-standar internasional dan standar-standar  yang ditetapkan oleh negara tujuan. Atas dasar inilah menyebabkan naiknya kebutuhan akan garam industri nasional, yang naik secara cepat dari tahun ke tahun, sementara pada saat yang sama produsen garam dalam negeri belum bisa menghasilkan garam industri dengan kandungan NaCl minimum 97%.

Kebutuhan garam industri saat ini telah mencapai angka di atas 2,2 juta ton per tahun. Jika diasumsikan harga per ton garam industri berkisar USD 100.00, maka pengeluaran devisa untuk impor per tahun lebih dari USD 220 juta, atau di atas Rp 2,8 trilyun. Melihat dari besarnya kemanfaatan dari garam induystri, dan nilai dari perdagangan yang sangat besar, maka bisnis pembuatan garam industri menjadi usaha yang sangat menarik untuk digeluti oleh siapapun yang tertarik akan hal ini.

Garam industri tidaklah sama dengan garam yang dihasilkan hanya melalui proses penjemuran (proses epavorasi) air laut, melainkan harus melewati beberapa tahap pemisahan dan pemurnian, agar memiliki tingkat kemurnian yang sesuai dengan persyaratan industri yang menggunakannya.

Ebook “Pembuatan Garam Industri” dibuat dan disusun untuk memenuhi kebutuhan praktisi yang ingin menggeluti usaha pembuatan garam untuk kebutuhan industri. Untuk membaca ebook “Pembuatan Garam Industri”, silakan klik di sini.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

15 − four =

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.