Kasus Sianida Mirna : Efek Embalming Terhadap Hilangnya Jejak Sianida

Sidang terdakwa Jessica mulai terlihat titik terangnya, karena penasehat hukum terdakwa (Otto Hasibuan) dengan “cerdik”  telah menyelipkan pesan penting melalui kata kunci “embalming”.

Acungan 2 jempol layak diberikan pada penasehat hukum terdakwa, karena telah berhasil memberikan isyarat halus melalui kesaksian Dr. Djaja. Pertanyaan pancingan dari kuasa hukum menggunakan kata kunci “Embalming” membuat kasus kematian Mirna menjadi terjelaskan dengan mudah. Jika saja Dr. Djaja tak dihadirkan, maka kemungkinan kita masih meraba-raba ke mana kesimpulan yang akan dibuat oleh Majelis Hakim.

Pada bagian ini penulis membahas isi pesan kata kunci “embalming”, khususnya pada hal-hal yang terjadi saat dan setelah dilakukannya proses embalming pada jasad korban yang terpapar sianida.

I,  Kandungan Zat Kimia di Dalam Formalin

Formalin adalah gas formaldehyde yang dilarutkan ke dalam air (H2O). Formalin, seperti halnya formaldehyde, bersifat tak stabil, karena memiliki kecenderungan terpolimerisasi. Oleh karena itu, untuk meningkatkan kestabilannya, ditambahkan methanol ke dalam larutan formalin.

Methanol (bersama-sama dengan oksigen) adalah senyawa organik dari gugus alkohol, yang dipakai untuk mensintesa formalin. Proses pembuatan formalin menggunakan methanol berlangsung lambat pada suhu kamar. Kecepatan sintesa naik jika menggunakan katalis dan menaikkan suhu reaksi.

II. Reaksi Formalin di Dalam darah

Formalin, sebagaimana yang telah dibahas pada bagian I, terdiri dari berbagai zat kimia, dimana kandungan tertinggi pada cairan ini adalah air. Disamping air, formaldehyde dan alkohol, cairan formalin juga mengandung gugus karboksilat dan sejumlah senyawa kimia lainnya, minus sianida. Senyawa-senyawa kimia yang ada di dalam formalin bisa bereaksi secara sendiri-sendiri maupun bersama-sama, dengan zat-zat kimia yang ada di pembuluh darah dan sel-sel tubuh manusia. Ada puluhan reaksi kimia yang terjadi disebabkan masuknya formalin ke tubuh manusia, namun saat ini penulis hanya membahas hal-hal yang paling penting saja.

Ke halaman 2…

3 comments

  1. Setuju sekali dengan pendapat penulis… Saya ini orang awam, pada saat menyaksikan siaran langsung, sudah muncul tanda tanya besar dan curiga. Dia kan ahli kok mau melakukan embalming yang dia tahu akan menghilangkan barang bukti atas kematian mirna krn diracun dgn sianida. Patit di curigai. Mudah2an hakim, jaksa dan penyidik membaca artikel ini dan memaksa dr djaja untuk dihadirkan kembali di persidangan…

  2. Setuju sekali dengan pendapat penulis… Saya ini orang awam, pada saat menyaksikan siaran langsung, sudah muncul tanda tanya besar dan curiga. Dia kan ahli kok mau melakukan embalming yang dia tahu akan menghilangkan barang bukti atas kematian mirna krn diracun dgn sianida. Sangat patut di curigai. Mudah2an hakim, jaksa dan penyidik membaca artikel ini dan memaksa dr djaja untuk dihadirkan kembali di persidangan…

Tinggalkan Balasan