Hal Yang Menyebabkan Sianida Hanya Ditemukan di Lambung Korban yang Keracunan Sianida

Reaksi yang Menyebabkan Hilangnya Tiosianat di Tubuh yang Telah di Embalming

Sebagaimana kutipan dari “Autopsy on embalmed body: A case report and discussion of Medico- legal issues By JatinBodwal, Mohit Singh Chouhan, C. Behera”, dalam kalimat “Detection of certain poisons especially alkaloids and organic poisons will be difficult”, yang diartikan menjadi “Deteksi racun tertentu terutama alkaloid dan racun organik akan sulit”, maka tim bestekin mencoba memberikan penjelasan untuk pencerahan.

Ada beberapa sintesa yang melibatkan formaldehyde dan ion tiosianat di dalam jasad yang telah di embalming. Sintesa-sintesa tersebut sebagai berikut :

Alkali sianida (natrium sianida) yang masuk ke tubuh sebagian tersintesa (dengan bantuan enzyme rhodanase) menjadi thiosianat sebagai berikut :

NaCN + Na2S2O3 → NaSCN + Na2SO3 ………………………….(ii)

Hasil reaksi (i) dikatakan saksi ahli Dr Budiawan sebagai bio-indicator, yang harusnya ada di tubuh Mirna, paling tidak di hati. Pada dasarnya, memang ion thiocyanate ini harus ditemukan di hati orang yang keracunan sianida.

Dr. Budiawan benar akan hal ini, namun dia menolak fakta bahwa masuknya formalin telah menghilangkan thiocyanate.

Saat formalin dimasukkan ke dalam tubuh, reaksi sintesa alkil halida mulai terjadi, antara methyl alkohol (methanol) yang masuk bersama formalin, dengan senyawa asam (HCl) di darah dan tubuh Mirna, menghasilkan alkil halide (methyl klorida).

Alkil halida yang terbentuk selanjutnya bereaksi dengan alkali thiosianat, menghasilkan sintesa senyawa organo thiosianat / aromatic thiocyanate (penyl thiosianat dan penyl isothiosianat). Ini yang dimaksud dalam makalah “Autopsy on embalmed body: A case report and discussion of Medico- legal issues By JatinBodwal, Mohit Singh Chouhan, C. Behera”, sebagai “Racun Organik”.

Aromatic thiocyanate yang terbentuk selanjutnya terhidrolisis akibat pendinginan, menjadi thiocarbamate (reaksi sintesa Riem Schneider).

Disamping terbentuknya sintesa thiocarbamate, embalming juga mengakibatkan thiosianat di tubuh Mirna juga tersintesa menjadi thiourea (melalui formamidine disulfide), garam Bunte aromatic, dan beberapa hasil sintesa senyawa organik lainnya.

Pada korban yang keracunan sianida, dapat disimpulkan bahwa embalming telah menyebabkan hilangnya jejak sianida dan thiosianat pada tubuh korban.

4 tanggapan untuk “Hal Yang Menyebabkan Sianida Hanya Ditemukan di Lambung Korban yang Keracunan Sianida

  • September 23, 2016 pada 1:13 pm
    Permalink

    Kenapa dr djaja ahli forensik mekakukan embalming thd mirna?? Patut dicurigai.

    Balas
  • September 23, 2016 pada 1:18 pm
    Permalink

    Kalau memang Budiawan penjelasannya banyak ngelantur, kasihan ya mahasiswa UI dicekokin teori sesat. Penjelasan yang jelas-jelas ngaco adalah pengunjung kafe akan banyak yang pingsan krn sianida. Ternyata percobaan yg dilakukan Kombes dr Nursamran membuktikan dengan percobaan bahwa sianida yg dimasukkan kedalam es kopi spt yg dilakukan jessica tidak berbau sama sekali, apalagi buat orang2 pingsan. Masihkan mahasiswa UI bisa mempercayai Budiawan??

    Balas
  • September 26, 2016 pada 11:58 am
    Permalink

    Saya mau tanya, apakah pH lambung saat otopsi yg 5.5 ada memiliki arti penting?
    Mengingat pH lambung yg normal adalah 1-3.
    Ada seorang ahli dari pihak terdakwa yg mengatakan bahwa pH ini membuktikan bhw cairan dlm lambung korban itu TIDAK KOROSIF,dan jumlah sianida HANYA 0.2 mg, dan kesimpulannya adalah itu TIDAK menyebabkan kematian (menurut saya itu hanya sisa)
    Bukankah pH 5.5 itu TIDAK NORMAL dan dapatkah itu memiliki arti penting bahwa lambung itu PERNAH KEMASUKAN suatu basa yg sangat kuat sehingga pH bisa naik begitu tinggi dan asam lambung hilang semua ?
    Artinya, apakah itu menunjukkan bahwa tubuh korban PERNAH kemasukan sianida atau basa kuat yg lain?

    Balas
  • September 27, 2016 pada 3:27 am
    Permalink

    Apakah bisa dilakukan pembuktian terbalik, mengingat ada yg tidak normal di pH lambung dan jejas korosif yg hebat dari permukaan lambung?

    Btw, lambung memiliki kapasitas menghasilkan 2 liter larutan HCL per hari. Yg dipicu oleh intake makanan atau minuman yg masuk ke dalam lambung.

    Balas

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *