Upaya Meningkatan Hasil Perikanan Nasional

Pengaruh Efek Pemanasan Global (Global Warming) Terhadap Perlambatan Pertumbuhan Hasil Perikanan

Pemanasan global, peningkatan suhu atmosfer rata-rata bumi yang menyebabkan terjadinya perubahan iklim. Karena gas rumah kaca seperti CO2 dan metana dilepaskan ke atmosfer, perisai terbentuk di sekitar bumi, menjebak panas di dalam planet dan oleh karena itu menciptakan efek pemanasan umum.

Salah satu wilayah yang paling terpengaruh pemanasan adalah lautan.

Meningkatnya suhu udara mempengaruhi sifat fisik perairan laut dan darat. Saat suhu udara naik, berat jenis air menjadi lebih ringan dan terpisah dari lapisan dingin yang mengandung nutrisi di bawahnya. Ini adalah dasar untuk efek rantai yang mempengaruhi semua kehidupan laut yang mengandalkan nutrisi untuk bertahan hidup.

Ada dua efek fisik umum yang muncul akibat dari pemanasan laut pada populasi laut yang penting untuk dipertimbangkan:

  • Perubahan habitat alami dan suplai makanan
  • Mengubah kimia laut / pengasaman

Perubahan Habitat Alam dan Pasokan Pangan

Fotosintesis

Fitoplankton, tanaman bersel satu yang hidup di permukaan laut, dan alga menggunakan fotosintesis untuk pemenuhan nutrisi. Fotosintesis adalah proses yang menghilangkan karbon dioksida dari atmosfer dan mengubahnya menjadi karbon organik dan oksigen yang memberi makan hampir setiap ekosistem laut. Menurut sebuah studi NASA baru-baru ini, fitoplankton lebih cenderung berkembang di samudra yang lebih dingin.

Demikian pula, ganggang, tanaman yang menghasilkan makanan untuk kehidupan laut lainnya melalui fotosintesis, hilang karena pemanasan laut. Karena lautan lebih hangat, nutrisi sebagian besar diblokir dari perjalanan ke lapisan atas dari air, oleh karena itu tidak dapat melengkapi kehidupan laut dengan karbon organik dan oksigen yang diperlukan.

Siklus Pertumbuhan Tahunan

Berbagai tanaman dan hewan di lautan kita membutuhkan suhu dan keseimbangan cahaya agar bisa berkembang. Biota yang dikendalikan oleh suhu, seperti Phytoplankton, telah memulai siklus pertumbuhan tahunan mereka di awal musim karena pemanasan lautan.

Biota yang pertumbuhannya dipengaruhi oleh cahaya memulai siklus pertumbuhan tahunan di sekitar waktu yang sama. Karena Phytoplankton berkembang di musim-musim yang tak seharusnya, keseluruhan rantai makanan akan terpengaruh. Akibatnya, binatang laut yang naik ke permukaan untuk mendapatkan makanan sekarang menemukan area yang kosong dari nutrisi.

Migrasi

Pemanasan lautan juga dapat menyebabkan migrasi organisme di sepanjang pantai. Spesies toleran panas, seperti udang, relatif bisa bertahan, sementara spesies yang kurang toleran pada panas seperti kerang dan kepiting, akan mundur ke utara (sub-tropis).

Migrasi ini akan menghasilkan campuran organisme baru di lingkungan yang sama sekali baru, yang akhirnya menyebabkan perubahan pada kebiasaan pemangsa. Jika beberapa organisme tidak dapat menyesuaikan diri dengan lingkungan laut mereka yang baru, mereka tidak akan berkembang dan mati.

Ke halaman 4…

Tinggalkan Balasan