Upaya Meningkatan Hasil Perikanan Nasional

Prospek Masa Depan dan Efek Manusia

Pemanasan lautan dan pengaruhnya terhadap kehidupan laut memiliki dampak langsung pada kita.

Seiring terumbu karang mati, kita akan kehilangan seluruh habitat ikan secara ekologis. Menurut World Wildlife Fund, kenaikan kecil dua derajat celcius akan menghancurkan hampir semua terumbu karang yang ada. Selain itu, sirkulasi laut yang berubah karena pemanasan akan berdampak buruk pada perikanan laut.

Kejadian-kejadian kematian massal ikan akibat keruskan lingkungan dan pemanasan global makin sering terjadi. Setahun yang lalu terjadi kematian massal ikan di Teluk Jakarta, dimana kejadian ini dipicu oleh hujan yang menaikkan endapan racun dan merubah keseimbangan kimia di air.

Kejadian serupa juga terjadi di danau-danau di Sumatera Barat, di perairan Pulau Seram, dan sebagainya. Kejadian-kejadian tersebut harusnya menjadi sinyal kuat bahwa ancaman kepunahan ikan akibat kerusakan lingkungan dan perubahan iklim mulai terjadi di depan mata.

Cara Yang Paling Tepat Untuk Menaikkan Produktifitas Ikan Nasional

Mari kita lihat fenomena tambak udang dan ikan dari tahun ke tahun. Suatu wilayah yang baru dibuka untuk tambak udang maupun ikan, menghasilkan ikan atau udang dalam produktifitas yang tinggi. Produktifitas selanjutnya mulai menurun dari tahun ke tahun, dan tak lama kemudian mulai muncul gangguan hama dan kerugian-kerugian, yang ujung-ujungnya mengakibatkan tutupnya tambak, alias bangkrut.

Jika diamati dengan baik, fenomena ini terjadi tentu disebabkan oleh 2 hal ; kerusakan lingkungan oleh banyak sebab, dan pemanasan lokal di sekitar area. Rusaknya tanaman mangrove akan mempercepat fluktuasi suhu air lokal, yang makin mengganggu kesetimbangan ekosistem.

Menaikkan produktifitas ikan dari perairan laut tak cukup dengan hanya melakukan pelarangan cantrang, penagkapan illegal fishing, dan pelarangan-pelarangan konvensional lainnya.

Menaikkan hasil perikanan pun tak bisa dilakukan melalui toleransi terhadap alat tangkap cantrang, atau eksploitasi ikan besar-besaran. Eksploitasi hasil laut secara besar-besaran hanya menghasilkan output sesaat, yang dalam jangka panjang akan menciptakan kerugian besar terhadap sumber daya laut.

Upaya untuk meningkatkan hasil perikanan laut harus mempertimbangkan berbagai hal utama yang menjadi penyebab rendahnya produktifitas, sebagai berikut :

  1. Terus melanjutkan kebijakan pelarangan-pelarangan yang dilakukan, termasuk penangkapan illegal fishing dan penenggelaman kapal.
  2. Memperbaiki kualitas lingkungan laut melalui pencegahan-pencegahan hal-hal yang menyebabkan turunnya produktifitas ikan.
  3. Pencegahan kerusakan lingkungan yang dilakukan secara lintas sectoral.

Jika 3 hal tersebut di atas berjalan beriringan, maka cita-cita menaikkan produktifitas ikan nasional menjadi mudah untuk dicapai.

Tinggalkan Balasan