KCl Sebagai Senyawa Kimia yang Sangat Penting Bagi Tanaman

PERAN KALIUM DALAM BUDIDAYA TANAMAN

Kalium (K) adalah unsur kimia kedua dari tiga nutrisi utama bersama nitrogen (N) dan fosfor (P) yang dibutuhkan oleh tanaman untuk pertumbuhan dan reproduksi. Ketika Anda membaca label pada sekantong pupuk (misalnya: 20-10-20), angka ketiga menunjukkan persentase kalium menurut beratnya dalam pupuk. Secara teknis, angka ini mengacu pada K2O, yang merupakan 83% dari berat unsur K. Pupuk yang larut dalam air biasanya diformulasikan menggunakan potasium nitrat, atau kalium sulfat, atau kalium klorida (KCl).

Penggunaan kalium oksida (K2O) lebih baik karena lebih tahan di tanah (kelarutan lebih rendah) dibanding senyawa lainnya. Namun kalium sulfat (K2SO4) lebih tersedia di alam dalam bentuk mineral batu-batuan. Pilihan umum adalah kalium klorida (KCl), karena ketersediaannya paling banyak di alam.

Peran utama kalium adalah menyediakan lingkungan ionik untuk proses metabolisme di sitosol, dan berfungsi sebagai pengatur berbagai proses termasuk pengaturan pertumbuhan. Tanaman membutuhkan ion kalium (K+) untuk pembuatan protein dan untuk pembukaan dan penutupan stomata, yang diatur oleh pompa proton untuk membuat sel-sel penjaga sekitarnya. Kekurangan ion potasium dapat merusak kemampuan tanaman untuk mempertahankan proses ini. Kalium juga berfungsi dalam proses fisiologis lainnya, seperti fotosintesis, sintesa protein, pengaktifan beberapa enzim, transportasi zat terlarut fotoasimilasi ke dalam organ sumber, pemeliharaan kation, dan keseimbangan anion di sitosol dan vakuola.

Tak seperti nitrogen dan fosfor, kalium tidak digunakan sebagai bahan baku dalam proses sintesis struktural molekul penting secara kimiawi. Kalium ditemukan dalam larutan sel tumbuhan dan digunakan untuk mempertahankan tekanan sel turgor. Selain itu, kalium memainkan peran dalam berfungsinya stomata (sel yang terletak di bagian bawah daun yang membuka dan menutup untuk memungkinkan uap air dan gas untuk keluar/masuk) dan bertindak sebagai aktivator enzim.

Gbr 1. Ciri-ciri kekurangan ion kalium pada daun tanaman

Tinggalkan Balasan