Berbagai Kegunaan Magnesium Hidroksida

Magnesium hidroksida adalah senyawa anorganik dengan rumus kimia Mg (OH)2. Di alam senyawa ini dikenal sebagai mineral brucite. Magnbesium hidroksida berupa padatan putih dengan kelarutan rendah dalam air (Ksp = 5,61 × 10−12). Magnesium hidroksida adalah komponen antasida yang umum, seperti susu magnesia, serta obat pencahar.

Magnesium Hidroksida di Alam

Brucite adalah mineral Mg (OH)2 yang umum ditemukan di alam, dimana mineral ini juga terjadi pada mineral lempung dengan perbandingan 1: 2: 1, antara lain dalam klorit, di mana ia menempati posisi interlayer, yang biasanya diisi oleh kation monovalen dan divalen seperti Na +, K +, Mg2 + dan Ca2 +.

Brucite, di mana beberapa kation Mg2 + telah digantikan oleh kation Al3 +, menjadi bermuatan positif dan merupakan dasar utama dari hidroksida ganda berlapis (LDH). Mineral LDH sebagai hidrotalsit adalah anion sorben yang kuat, tetapi relatif jarang ditemukan di alam.

Brucite juga dapat mengkristal pada semen dan beton yang bersentuhan dengan air laut. Memang, kation Mg2 + adalah kation yang paling berlimpah urutan kedua di air laut, tepat di setelah Na + dan sebelum Ca2 +. Karena brucite adalah jenis mineral yang mengembang, maka mineral ini menyebabkan ekspansi volumetrik lokal yang bertanggung jawab untuk tegangan tarik pada beton. Mineral inilah yang bertanggungjawab pada pembentukan retakan dan celah dalam beton, yang mempercepat degradasi dalam air laut.

Untuk alasan yang sama, dolostone tidak dapat digunakan sebagai agregat konstruksi untuk membuat beton. Reaksi magnesium karbonat dengan hidroksida alkali bebas yang ada dalam air pori-pori semen juga mengarah pada pembentukan breksi yang luas.

MgCO3 + 2 NaOH → Mg (OH) 2 + Na2CO3

Reaksi ini, salah satu dari dua reaksi alkali-agregat utama (AAR) juga dikenal sebagai reaksi alkali-karbonat.

Pembuatan Mg(OH)2

Pembuatan magnesium hidroksida bisa dilakukan dengan mereaksikan larutan magnesium dengan ion hidroksil yang bisa berasal dari ion-ion hidroksil senyawa-senyawa alkali, alkali tanah, atau ammonium.

Mg2+ + 2 OH → Mg (OH)2

Reaksi di atas menghasilkan senyawa magnesium hidroksida Mg(OH)2 yang berupa endapan berwarna putih.

Pada skala komersial, Mg (OH)2 diproduksi dengan mereaksikan air laut dengan kapur (Ca (OH)2). 600 m3 air laut menghasilkan sekitar satu ton Mg (OH)2.

Mg2+ + Ca (OH)2  →Mg (OH)2 + Ca2+

Penggunaan Mg(OH)2

– Bahan baku untuk pembuatan MgO

Kebanyakan Mg (OH)2 diproduksi secara industri, serta sejumlah kecil saja yang ditambang. Mg(OH)2 diubah menjadi leburan magnesia (MgO). Magnesia sangat berharga karena merupakan konduktor listrik yang buruk dan konduktor termal yang sangat baik.

Tinggalkan Balasan