Ini Perbandingan Ekonomi Haiti dan Indonesia

Perbandingan ekonomi Haiti dan Indonesia bak membandingkan antara bumi dan langit! Dalam salah satu orasinya, capres nomor 02 Prabowo Subianto mengatakan bahwa Indonesia adalah negara miskin sekelas Haiti.

Terlepas dari kesalahan penyebutan letak negara Haiti di Afrika (padahal di benua Amerika), namun perlu juga dicermati, apakah benar statemen ini ?

Karena banyaknya pihak-pihak yang membawa-bawa Bank Dunia dalam mengeluarkan statemen (tak terkecuali Prabowo Subianto), maka kita pun harus merujuk data-data ekonomi yang bisa menunjukkan benar tidaknya klaim Prabowo.

Mempersoalkan keberadaan negara Haiti di Afrika (yang ternyata di benua Amerika) sebenarnya bukanlah subtansi. Namun pernyataan bahwa ekonomi Indonesia = ekonomi Haiti, ini lah subtansi yang perlu dibuktikan keabsahannya. Bagaimana sebenarnya perbandingan ekonomi Haiti dan Indonesia ?

Berkat kemajuan sains dan teknologi sebenarnya informasi apapun menjadi sangat mudah diperoleh. Bestekin.com dalam hal ini mencoba menyajikan apa yang dikatakan oleh Capres Nomor 02 terhadap realita yang sebenarnya.

Untuk membuka website Bank Dunia, kita bisa langsung klik http://www.worldbank.org/. Data-data yang ditampilkan oleh organisasi Bank Dunia dapat anda peroleh di tulisan data seperti gambar di bawah ini :

Dari gambar di atas, pada pojok kiri bawah ada tulisan Data. Jika anda arahkan kursor ke tulisan tersebut, kemudian klik kiri pada mouse, akan muncul tampilan baru yang berisikan pilihan kategori data-data apa saja yang anda inginkan.

Atau anda bisa langsung klik link ini : https://data.worldbank.org/indicator.  Karena capres Prabowo Subianto mengulas tentang perbandingan ekonomi, setelah klik di atas, anda akan disajikan pilihan, mayor ekonomi ada di bagian Economy and Growth. Pada bagian “Economy and Growth” ada lebih dari 20 pilihan indikator ekonomi dunia dan negara-negara anggota Bank Dunia.

Indonesia dan Haiti adalah negara-negara yang menjadi anggota Bank Dunia, 2 negara dari 189 negara anggota Bank Dunia.

Salah satu indikator tingkat kemakmuran suatu negara adalah GDP / PDB (Produk Domestik Bruto), baik GDP nasional, maupun GDP per capita (pendapatan rata-rata per orang dalam suatu negara).

Untuk membandingkan GDP per capita Indonesia dan Haiti, kita bisa melakukan klik kiri pada tulisan  https://data.worldbank.org/indicator/NY.GDP.PCAP.CD?view=chart, yang akan menampilkan GDP per capita semua negara anggota Bank Dunia.

Pada kolom di bawahnya, pilih negara Haiti dan Indonesia, hasilnya akan menjadi seperti gambar berikut :

Atau jika anda ingin instan, silakan klik link https://data.worldbank.org/indicator/NY.GDP.PCAP.CD?locations=HT-ID&view=chart,

yang langsung membawa pada grafik perbandingan penghasilan rata-rata per orang, orang Indonesia dan orang Haiti.

Dari analisa gambar di atas, terlihat bahwa di masa orde baru, penghasilan rata-rata orang Indonesia dan orang Haiti memang tak jauh berbeda, meskipun penghasilan rata-rata orang Indonesia masih di atas penghasilan rata-rata orang Haiti.

Namun di akhir orde baru, penghasilan rata-rata orang Indonesia nyaris sama dengan penghasilan orang Haiti, yang terjadi pada tahun 1998.

Setelah reformasi, ekonomi Indonesia meningkat tajam, baik di era Presiden Habibie, Gus Dur, SBY, dan Joko Widodo. Di akhir tahun 2017, pendapatan per kapita orang Indonesia telah mencapai US$ 3846,9, sedangkan orang Haiti masih US$ 765,7. Artinya pendapatan rata-rata orang Indonesia pada tahun 2017 = 5 kali pendapatan rata-rata orang Haiti.

Bagaimana PDB sekarang jika dibandingkan dengan PDB masa orde baru ?

Pada tahun 1991, pendapatan per kapita Indonesia = US$ 631,7, dimana pada saat yang sama, pendapatan per kapita orang Haiti = US$ 479,5. Pada tahun 1991, pendapatan per kapita orang Indonesia hanya 125% dari pendapatan per kapita orang Haiti.

Pada tahun 1998, pendapatan per kapita orang Indonesia malah terjun ke US$ 464,0, sedangkan pada saat yang sama pendapatan per kapita orang Haiti = US$ 450,9.

Meskipun laporan Bank Dunia untuk tahun 2018 baru akan dirilis pada pertengahan tahun 2019, namun untuk tahun 2018 pendapatan per kapita orang Indonesia diperkirakan naik menjadi US$ 4200,0.

Dapat disimpulkan bahwa dari tinjauan indikator penghasilan per orang, perbandingan ekonomi Haiti dan Indonesia makin jomplang dari waktu ke waktu, dengan jarak yang makin melebar. Artinya apa yang dikatakan oleh Bapak Prabowo Subianto tentang ini tak bisa dibenarkan sama sekali.

Ke halaman 2

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *