Benarkah Jokowi Antek Asing?

Di jaman pemerintahan Joko Widodo, desakan Dahlan Iskan diwujudkan melalui penolakan permohonan perpanjangan izin pengelolaan Blok Mahakam, sehingga mulai tanggal 31 Maret 2017, 100 % Blok Rokan resmi dikuasai oleh pemerintah, yang selanjutnya diserahkan pengelolaannya pada PT. Pertamina.

Dari ulasan tentang blok Mahakam di atas, dan jika dirangkai dengan isi orasi Prabowo Subianto, maka pencurian oleh asing yang bekerjasama dengan elit terjadinya secara massive justru pada era orde baru. Seperti yang kita ketahui, pada era orde baru Bapak Prabowo Subianto justru berada di lingkaran kekuasaan.

Penarikan Blok Mahakam 100% menjadi milik pemerintah membuktikan bahwa Joko Widodo bukanlah orang yang dimaksud pada setiap orasi Prabowo. Jokowi antek asing?. Jelas Jokowi memang antek, tapi antek rakyat.

3. Blok Rokan

Blok Rokan terletak di propinsi Riau. Wilayah ini mulai di observasi sejak jaman penjajahan Belanda, tepatnya pada tahun 1924. Blok Rokan adalah wilayah penghasil minyak terbesar di Indonesia, yang pada masa jayanya pernah menghasilkan minyak hingga 1 juta barrel per hari.

Saat ini penghasilan minyak dari blok rokan sekitar 230.000 barrel per hari, dari yang sebelumnya pernah mencapai 1 juta barrel per hari di masa orde baru. Artinya orde baru lah yang paling menikmati hasil alam Indonesia, sehingga seharusnya pernyataan Prabowo Subianto lebih tepat ditujukan untuk orde baru.

Blok migas yang memiliki luas 6,264 km2 tersebut mulai dikuasai secara resmi sejak tahun 1971 oleh PT. Chevron Pacific Indonesia, perusahaan asal Amerika Serikat. Kontrak yang akan berakhir tahun 2021 ini akhirnya 100 % diambil alih pemerintah, yang selanjutnya diberikan bulat 100% pengelolaannya pada PT. Pertamina.

Presiden Joko Widodo pada tanggal 31 Juli 2018 memutuskan tak memperpanjang lagi kontrak pengelolaan blok Rokan dari PT. Chevron Pacific Indonesia, dan mengalihkan pengelolaan 100 % pada PT. Pertamina.

Taktik jitu duo serangkai arek Suroboyo dan pendekar Minang, Jonan-Archandra, dalam perebutan blok Rokan patut diapresiasi semua pihak. Rambut Bapak Archandra yang makin habis sepertinya akibat saking banyaknya memikirkan tentang rakyat. Jonan-Archandra antek rakyat.

Mengalihkan kekuasaan pengelolaan blok rokan dari PT. Chevron Pacific Indonesia kepada PT. Pertamina sekali lagi membuktikan bahwa Joko Widodo bukanlah antek asing, melainkan antek rakyat.

Tak hanya Jokowi yang antek rakyat, ternyata Jusuf Kalla, sejak menjabat wapres di masa pemerintahan SBY-JK hingga saat ini bersama Joko Widodo, adalah juga antek rakyat. Jokowi-JK antek rakyat.

Halaman 5

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *