PK Jessica Kumala Wongso Ditolak MA

PK Jessica Ditolak MA. Upaya terpidana 20 tahun Jessica Kumala Wongso mengajukan PK ditolak oleh Mahkamah Agung. Perkara Nomor 69 PK/PID/2018 itu diadili oleh hakim agung Suhadi, Sri Murwahyuni dan Sofyan Sitompul.

Apa yang dilakukan oleh MA sudah diprediksi karena kuatnya alat bukti yang diajukan oleh Jaksa Penuntut Umum. Dengan 3 alat bukti yang tak terbantahkan, vonis Majelis Hakim pada PN Jakarta Pusat terus melaju hingga putusan kasasi MA.

Tak banyak yang mengetahui bahwa bestekin.com merupakan inisiator dari pembuktian kasus pembunuhan menggunakan sianida ini. Natrium sianida dimasukkan terpidana di kopi yang di minum oleh almarhumah Mirna Wayan Salihin.

Hilangnya barang bukti di darah dan sianida yang hanya ditemukan sedikit di lambung korban, semuanya adalah akibat dari embalming menggunakan cairan formalin. https://bestekin.com/2016/09/08/misteri-berkurangnya-sianida-di-lambung-mirna/. Dari beberapa konten yang ditulis oleh bestekin.com, dimana salah satunya mengangkat penyebab hilangnya sianida pada sebagian besar dari tubuh korban.

Sianida sebenarnya hilang disebabkan terjadinya proses kimia sintesa strecker dan sintesa-sintesa senyawa lain. Sintesa ini menghasilkan gugus karboksilat, sehingga ciri-ciri sianida yang berupa ikatan rangkap tiga antara atom C dan atom N menjadi hilang. https://bestekin.com/2016/09/22/hal-yang-menyebabkan-sianida-hanya-ditemukan-di-lambung-korban-yang-keracunan-sianida/2/.

Bestekin.com juga mengangkat fakta dalam artikel lainnya, yang berkaitan dengan racun sianida, gejala-gejalanya, dan cara penanggulangan keracunan. Termasuk juga berbagai keterangan ahli dari terdakwa, yang hampir semuanya tak sesuai dengan fakta.

Karena PK Jessica ditolak MA, maka persidangan pembuktian kasus pembunuhan menggunakan sianida yang dilakukan oleh Jessica kepada Mirna sudah final, dengan Jessica Kumala Wongso sebagai pelaku pembunuhan.

Sebelumnya, Jessica Kumala Wongso divonis bersalah pada PN Jakarta Pusat, dengan putusan 20 tahun penjara. Putusan ini diperkuat di tingkat banding pada  Pengadilan Tinggi Jakarta. 

Jessica yang tak puas atas putusan ini menempuh upaya hukum tertinggi, yaitu kasasi. Pada tingkat kasasi, majelis hakim menolak upaya kasasi terdakwa, dan kembali memperkuat putusan PN Jakarta Pusat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *