Cara Mengetahui Kandungan Tembaga di Batu Tembaga

Ada banyak cara untuk melakukan pengujian kandungan tembaga dalam suatu batuan atau raw material.

Pengujian menggunakan fasilitas laboratorium adalah cara termudah. Namun jika anda merupakan pedagang batuan atau pengolah batuan tembaga, rasanya akan sangat menyulitkan jika tiap akan mengolah melakukan uji lab terlebih dahulu. Disamping lama, penggunaan jasa laboratorium juga membutuhkan biaya yang besar.

Pada postingan kali ini, bestekin.com mengajarkan cara pengujian kandungan tembaga dalam batuan, yang bisa dilakukan sendiri. Dengan peralatan yang tak begitu mahal dan mudah diperoleh, anda bisa menguji sendiri kandungan tembaga dalam batuan, dengan hasil yang sangat akurat.

Tutorial Pengujian kandungan Tembaga dalam Batuan

A. Bahan-bahan kimia yang dibutuhkan

Bahan-bahan kimia :

  1. Asam sulfat (H2SO4). Untuk awal cukup 2 liter H2SO4 kadar 98%
  2. HNO3 (asam nitrat / nitric acid) atau air keras perak (kira-kira 1 liter). Umumnya sam nitrat yang dijual di pasaran berkadar 68% (HNO3 teknis)
  3. HCl (asam klorida) atau air keras besi (3 liter). HCl di pasaran umumnya berkonsentrasi 28-32%.
  4. Amoniak (NH3) teknis 1 liter.
  5. Kapur gamping (CaO) atau kapur siram (Ca(OH)2) 1-2 kg
  6. Soda api (NaOH) ½ kg

Halaman 2

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *