Pasang Surut Ekstrim Terjadi Saat Supermoon

Pasang surut ekstrim air laut hampir dipastikan sering terjadi saat berlangsungnya supermoon. Peningkatan gaya gravitasi antar planet dapat mengganggu sejumlah hal di bumi.

Supermoon adalah mendekatnya jarak antara bulan dan bumi. Makin dekatnya jarak tersebut menyebabkan naiknya gaya gravitasi bulan di bumi. Ditambah gaya gravitasi yang berasal dari matahari, menyebabkan bumi mengalami kenaikan gravitasi di atas normalnya.

Pengaruh naiknya gravitasi antar planet ini lebih terasa pada air. Air yang mengalami penarikan ke atas akan mengalami pengembangan, akibat dari penurunan gaya gravitasi relatif dari inti bumi. Mengembangnya air di lautan menyebabkan naiknya batas atas dari permukaan air laut.

Semua bulan purnama (dan bulan baru) bergabung dengan matahari untuk menciptakan pasang yang lebih besar dari biasanya, disebut pasang kuat. Tapi bulan purnama yang lebih dekat dari rata-rata (atau bulan baru yang lebih dekat dari rata-rata) – yaitu, supermoon – meningkatkan pasang surut yang lebih banyak dari purnama biasa.

Apakah pasang surut yang terlalu tinggi menyebabkan banjir?

Mungkin ya, dan mungkin tidak. Banjir biasanya terjadi ketika sistem cuaca yang kuat menyertai gelombang musim yang sangat tinggi. Misalnya di awal-awal tahun dimana angin barat sangat kuat membawa gelombang tinggi.

Super-close supermoons yang pernah terjadi sejak tahun 2010 hingga tahun 2018, dimana jarak antara bumi dan bulan kurang dari 357.000 km, antara lain :

30 Januari 2010 (356.593 km)

19 Maret 2011 (356.575 km)

6 Mei 2012 (356.955 km)

23 Juni 2013 (356.991 km)

10 Agustus 2014 (356.896 km)

28 September 2015 (356.877 km)

14 November 2016 (356.509 km)

2 Januari 2018 (356.565 km)

Setelah 14 November 2016, kebetulan bulan purnama dan perigee yang sangat dekat tidak terjadi lagi hingga 1-2 Januari 2018.

Melihat lebih jauh ke masa depan, bulan purnama perigee akan datang lebih dekat dari 356.500 kilometer untuk pertama kalinya di abad ke-21 (2001-2100), pada tanggal 25 November 2034 (356.446 km). Bulan purnama terdekat dari abad ke-21 akan jatuh pada tanggal 6 Desember 2052 (356.425 km).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *