Indonesia Sasaran Utama Khilafah

Indonesia sasaran utama khilafah saat ini. Setelah kekalahan demi kekalahan ISIS, kelompok ini mencoba membangun kekuatan baru di luar dunia Arab. Pakistan yang sering bergolak bukan menjadi sasaran tepat karena sumber daya alam dan ekonomi yang kurang baik.

Disamping itu Pakistan memiliki negara-negara tetangga yang adidaya, India dan China. Beberapa percobaan yang dilakukan di negeri itu tak jua membawa hasil, dan saat ini penduduknya pun mulai lelah dengan banyaknya konflik keagamaan.

Perkembangan Radikalisme di Indonesia

Asia tenggara telah dicoba direbut secara kekerasan oleh ISIS, dan gagal di Filipina. Sasaran yang paling tepat saat ini tentulah negeri kita, Indonesia. Artinya Indonesia sasaran utama khilafah, dan mereka terus berusaha keras untuk memenangkan pertempuran melawan demokrasi.

Pertumbuhan kelompok intoleran terus meningkat di mana-mana. Salah satunya didorong oleh lemahnya instrumen hukum negara, dan suasana relatif damai yang sudah berlangsung puluhan tahun.

Kaum radikal Indonesia, baik pria maupun wanita, tak menganggap kegagalan khilafah di berbagai negara merupakan bukti bahwa ideologi ini sudah usang. Militansi wanita radikal justru makin tinggi, dibuktikan oleh bom bunuh diri yang baru saja terjadi di Sibolga.

Para wanita pengikut paham khilafah di Indonesia tak menyadari bahwa mereka lah yang akan jadi korban pertama ideologi kuno ini.

Ideologi radikal memang disukai oleh pengikut pria, karena doktrinnya melemahkan posisi wanita dan anak-anak.

Banyak pengikut wanita dari kalangan ini tak sadar betapa terjajahnya mereka akibat paham ideologi tersebut. ISIS di Irak dan Syria menempatkan wanita sebagai objek pemuas seks, dan banyak dari wanita yang dijadikan sebagai budak yang sah untuk diperkosa.

Relatif tenangnya negeri ini saat ini lebih disebabkan oleh suasana pemilu, dimana gerbong kelompok ini terlibat penuh dan habis-habisan. Padahal dibawah permukaan, kelompok radikal aktif terus membangun kekuatan dengan berbagai siasat.

Hoaks adalah salah satu senjata ampuh yang terus diproduksi setiap saat, dan disebarkan oleh individu atau kelompok yang sangat militan.

Dapat dikatakan, runtuhnya ISIS di tanah Arab membawa ancaman yang makin nyata di Indonesia. Kekalahan demokrasi akan membawa bencana dahsyat bagi negeri ini. Tak hanya kehancuran, namun bisa menyebabkan bubarnya NKRI.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *