Pemurnian Garam Menggunakan Sodium Sulfat

Pemurnian garam bisa dilakukan menggunakan sodium sulfat (Na2SO4). Pemberian larutan sodium sulfat pada air garam bertujuan mengendapkan ion-ion kalsium (Ca2+) yang ada di larutan garam. Air laut mengandung sejumlah mineral selain natrium dan klorium. Mineral pengikut dalam air laut salah satunya kalsium, yang larut membentuk ion Ca2+.

Memurnikan garam berarti memisahkan ion-ion ikutan dalam air garam. Salah satu ion ikutan adalah kalsium, yang selalu ada dalam air laut.

Proses pembuatan garam menggunakan air laut yang hanya mengandalkan evaporasi dipastikan menghasilkan garam yang tak murni. Untuk memurnikan garam bisa dilakukan dengan 2 cara ;

  1. Memurnikan garam yang diperoleh dari hasil pembuatan secara evaporasi.
  2. Memurnikan air laut sebelum pengkristalan garam

Pemurnian garam yang dilakukan pada produk garam umumnya memiliki biaya yang lebih besar dibanding pemurnian air laut sebelum pengkristalan garam. Ini disebabkan pemurnian garam hasil tambak sama saja melakukan pekerjaan 2 kali, yang menyebabkan naiknya biaya produksi.

Reaksi Kimia sodium sulfat dalam pembuatan garam.

Dasar teori dari penggunaan sodium sulfat adalah reaksi antara ion Ca2+ dan ion SO42- dari larutan sodium sulfat. Reaksi ini menghasilkan senyawa CaSO4 yang memiliki kelarutan rendah.

Ca2+  +  2 Na+  +  SO42-  ==è   2 Na+  +  CaSO4 (s)

Pada reaksi kimia di atas, adanya ion sulfat di larutan garam menyebabkan terbentuknya senyawa kalsium sulfat (CaSO4) yang memiliki kelarutan rendah dalam air.

CaSO4 memiliki kelarutan sebesar 0.21g / 100ml air pada suhu 20 °C. Artinya, pada suhu 20 °C, senyawa CaSO4 mampu larut sebanyak 2,1 gram dalam 1 liter air. Jika dalam 1 liter air ada lebih dari 2,1 gram senyawa CaSO4, maka yang terjadi sisa dari CaSO4 akan mengendap. Endapan CaSO4 berwarna putih, yang secara komersil diberi nama gypsum.

Namun mekanisme reaksi di atas harus didahului oleh reaksi kimia lain, untuk memisahkan logam-logam berat dan ion magnesium (Mg2+) dari air garam.

Artinya, jika Anda melakukan memberikan larutan natrium sulfat saja, Anda tak akan menghasilkan produk garam yang diinginkan.

Untuk mempelajari lebih lengkap proses pembuatan garam, Anda bisa klik link ini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *