Soda api adalah bahan kimia penting, yang banyak digunakan untuk berbagai fungsi. Agar bisa digunakan dan tak membahayakan, perlu diketahui sifat-sifat soda api tersebut.

Sifat-sifat soda api (kaustik soda) terdiri dari sifat-sifat kimia dan sifat-sifat fisika. Sifat kimia caustic soda berhubungan dengan aktifitas kimia, dan sifat fisika berhubungan dengan aktifitas fisika senyawa kimia ini.

Sifat-Sifat Fisika Soda Api

NaOH murni memiliki warna putih jernih, yang umumnya diproduksi dalam bentuk flake. NaOH mudah larut dan memiliki kelarutan yang tinggi dalam air, namun memiliki kelarutan yang lebih rendah dalam ethanol atau methanol.

Pada saat pencairan atau proses pelarutan NaOH ke dalam air, terjadi reaksi reaksi eksotermis yang banyak melepaskan / membebaskan kalor ke udara. Hasil pelarutan menampilkan larutan NaOH yang berwarna bening seperti warna air pelarutnya.

Kristal soda api bersifat sangat rapuh dan mudah hancur jika digerus. Karena sifatnya yang sangat higroskopis (deliquescence), kristal dari senyawa ini sangat berbahaya jika bersentuhan langsung dengan kulit.

Sifat-Sifat Kimia Soda Api 

Soda api adalah senyawa yang bersifat Basa kuat.

NaOH adalah senyawa basa yang terbentuk dari proses elektrolisa cairan garam NaCl. Pada proses elektrolisa, ion klor dari senyawa NaCl yang larut dalam air teroksidasi menjadi gas Cl2 pada kutub anoda, kation H+ dari air tereduksi menjadi gas H2 di kutub katoda, sehingga kation Na+ membentuk pasangan dengan anion OH dari air, membentuk senyawa NaOH di wadah elektrolisa.

Reaksi pembuatan NaOH merupakan reaksi pemaksapisahan, yang terjadi karena masuknya kalor (panas) dari lingkungan ke sistem, sehingga kristal atau larutan NaOH yang terbentuk menyimpan panas laten. Reaksi ini sering diberi nama reaksi endoterm.

Karena soda api larut sempurna dalam air, maka semua ion OH dari senyawa NaOH akan terurai dari senyawa NaOH di dalam air. Ini menyebabkan naiknya pH air dengan cepat. Oleh karena itu, senyawa NaOH tergolong sebagai basa kuat.

Soda api di udara bereaksi dengan gas CO2

Kristal soda api yang kontak langsung dengan udara akan bereaksi dengan gas CO2 dari udara, menyebabkan terjadinya reaksi kimia berikut :

2 NaOH + CO2  →  Na2CO3  +  H2O

Reaksi kimia di atas menghasilkan senyawa Na2CO3 (sodiumkarbonat) dan air (H2O).

Artinya, jika Anda membiarkan soda api di udara dalam waktu yang lama, senyawa ini sebagian berubah menjadi senyawa sodium karbonat (soda ash), yeng menyebabkan fungsi nya pun sudah menurun.

Artikel selanjutnya Reaksi kimia soda api

Berbagai Manfaat Soda Api