Pada artikel ini Anda sudah bisa melakukan praktek menurunkan kesadahan air menggunakan resin kation. Proses ini bisa dilakukan setelah Anda menyelesaikan regenerasi resin tahap awal pada resin kation, pada artikel sebelum ini.

Proses penurunan kesadahan air dilakukan sebagai berikut :

  1. Tempatkan resin kation ke dalam suatu wadah, misalnya pipa paralon panjang. Resin kation dimasukkan ke dalam jaring kain sintetis yang memiliki pori-pori sekitar mesh 100. Selanjutnya buntalan resin ini dimasukkan ke dalam pipa yang memiliki penahan bolong-bolong di bagian ujungnya.
  2. Alirkan air yang akan digunakan ke pipa menggunakan pompa air. Air yang masuk pipa bersentuhan dengan butir-butir resin. Saat keluar dari pipa, kesadahan air menjadi berkurang dari sebelumnya.

Reaksi yang terjadi antara air sadah dengan resin kation saat praktek menurunkan kesadahan air berlangsung sebagai berikut :

7 RK (Na+)  +  Mg2+ + Ca2+ + Fe3+  →   2 RK (Mg2+)  +   2 RK (Ca2+)  + 3 RK (Fe3+)  +  7 Na+, dimana

RK (Na+) =      resin kation yang bermuatan ion Na+

RK (Mg2+) =    resin kation yang telah dimuati oleh ion Mg2+, yang merupakan penyebab kesadahan air.

RK (Ca2+) =      resin kation yang telah bermuatan ion Ca2+, yang merupakan salah satu penyebab kesadahan air.

RK (Fe3+) = resin kation yang telah bermuatan ion Fe3+, yang sering membuat air menjadi kuning kemerahan.

Mg2+ =  ion magnesium dalam air sadah.

Ca2+ =   ion kalsium dalam air sadah.

Fe3+ =   ion besi dalam air sadah.

Jika semua resin kation telah termuati oleh ion Ca2+, Mg2+, dan ion selain Na+, maka dikatakan bahwa resin kation tersebut telah jenuh, dan tak bisa digunakan untuk menurunkan kesadahan air.

Namun resin kation adalah resin yang bisa di regenerasi hingga 2000 kali. Oleh karena itu resin yang telah jenuh bisa di regenerasi dan selanjutnya digunakan kembali.

Untuk mengetahui apakah resin kation yang digunakan untuk mengurangi kesadahan air telah jenuh, kita bisa menguji melalui air yang masuk dan keluar dari pipa yang mengandung resin.

Selanjutnya, Anda bisa membaca di sini : Cara mengetahui kejenuhan resin kation.