Cara membedakan emas dan kuningan disajikan dengan lengkap di artikel ini. Membedakan emas dan kuningan bukanlah perkara yang sulit.Kuningan, melihat dari warnanya, sangat sulit dibedakan dari logam emas murni. Namun untuk membedakan 2 jenis logam ini tidaklah sulit.

Perhiasan imitasi umumnya bukan terbuat dari kuningan. Imitasi rata-rata terbuat dari tembaga yang disepuh oleh lapisan logam emas. Namun ada juga asesoris yang terbuat dari kuningan.

Kebanyakan kuningan digunakan untuk alat penipuan dengan mencetaknya menjadi persegi. Saat kuningan mencair pada suhu tinggi, cairan tersebut dituangkan ke dalam cetakan yang disesuaikan dengan permintaan. Cetakan ini umumnya sudah menggunakan emboss, sehingga hasilnya seperti batangan emas yang di stamping.

Pada artikel ini kita hanya membahas cara membedakan batangan emas asli dan batangan kuningan, yang sering diberi istilah “kuningan sari”. Batangan kuningan ini banyak digunakan oleh dukun palsu, yang mengaku bisa mengangkat benda-benda gaib jaman peninggalan dahulu.

Sebenarnya kuningan ini dijual di tempat-tempat tertentu, yang oleh sang dukun ditanam sehari sebelum upacara pengangkatan harta karun.

Bagaimana Cara Membedakan Emas dan Kuningan pada batangan logam ini ?

Kuningan adalah paduan logam, yang terdiri dari campuran logam tembaga (Cu) dan logam zinc (Zn). Logam tembaga yang merah dan logam zinc yang putih mengkilap saat dicampur pada posisi cair, di kala membeku menjadi berwarna kuning emas.

Ada 2 jenis batangan emas palsu. 

A. Batangan emas palsu yang memang semuanya terbuat dari kuningan.

B. Batangan emas palsu berupa kuningan, namun lapisan terluarnya disepuh oleh logam emas.

Untuk mengetahui batangan emas yang keasliannya diragukan, Anda bisa melakukan hal-hal berikut :

 

  1. Gesek batangan logam di permukaan keramik. Emas adalah logam yang sangat lunak. Saat digesek di keramik, emas akan meninggalkan bekas keemasan. Di sisi lain, jika kuningan yang digesek, akan meninggalkan bekas hitam di permukaan. Cukup tekan logam pada keramik dan tarik di sepanjang permukaannya.
  2. Gunakan kompon untuk mengkilapkan cat mobil. Atau Anda bisa juga menggunakan semir KIT. Oleskan dan gosok batangan dengan kain yang telah dilumuri oleh kompon halus atau KIT. Jika warna kain berubah menjadi hitam, dapat dipastikan logam tersebut adalah kuningan.
  3. Mencium bau dari logam. Logam emas tak berbau, namun kuningan berbau “amis” yang khas.

Ke-3 cara di atas digunakan untuk membuktikan batangan kuningan yang tak dilapisi oleh emas. Bagaimana jika pengecekan dengan 3 metode di atas gagal? Jika tak berhasil, ada kemungkinan logam tersebut dilapisi oleh emas.

Untuk menguji batangan logam yang dicurigai dilapisi oleh emas, Anda bisa melakukan prosedur berikut :

Pengukuran berat jenis logam.

Tujuan pengukuran berat jenis adalah untuk mengetahui apakah logam tersebut memiliki berat jenis 19,3. Berat jenis emas murni identik dengan angka 19,3. Langkah-langkah yang harus dilakukan sebagai berikut :

a. Mengukur volume logam, agar kita mendapatkan berat jenis nya. Misalnya dimensi logam yang akan diukur berukuran panjang 9 cm, lebar 6 cm, dan tebal 1 cm. Maka volume logam menjadi 54 cm3, atau sama dengan 54 cc.

b. Langkah selanjutnya, timbang berat logam yang telah diukur volumenya. Catat berat logam tersebut.

c. Setelah volume dan berat diperoleh, maka lakukan operasi matematika pembagian. berat jenis adalah hasil dari pembagian antara berat dengan volume benda. 

d. Misalnya berat benda tersebut 460 gram, dan volumenya 54 cc. Maka berat jenisnya = 460 / 54 = 8,52. Nilai ini jauh berbeda dari nilai 19,3. Maka dipastikan batangan yang diuji adalah emas batangan palsu.

Pengujian emas secara kimia

Tembaga dan zinc mudah larut dalam asam nitratAsam nitrat di pasaran lebih terkenal dengan nama “air keras”, atau “air cukim emas”. Logam emas kebal terhadap cairan ini.

Saat Anda teteskan larutan ini pada logam kuningan, terjadi reaksi keras yang mengeluarkan asap coklat dan cairan menjadi berwarna biru. Cara menggunakan asam nitrat bisa Anda baca disini.

Memang tetesan asam nitrat akan merusak permukaan batangan “emas palsu”. Oleh karena itu, sebelum melakukannya, Anda harus sudah sepakat dengan pemilik barang, bahwa emas tak bereaksi apapun dengan asam nitrat, dan larutan ini akan melarutkan logam kuningan.

Artikel cara pengukuran volume dan menimbang batangan logam, bisa Anda baca pada artikel berikut : “Cara mengetahui emas batangan palsu“.

Untuk batangan emas palsu kuningan yang telah dilapisi oleh logam emas, cara pengujiannya bisa dilakukan pada artikel berikut : “Cara mengetahui emas batangan palsu 2“.