Petinggi perusahaan mantan ipar Prabowo ditangkap KPK! Marketing Manager PT. Humpuss Transportasi Kimia, Asty Winasti, di duga telah menyuap anggota DPR Bowo Sidik Pangarso. Tujuan penyuapan agar PT. Humpuss Transportasi Kimia yang dimiliki oleh Tommy Suharto kembali digunakan sebagai armada untuk pengangkutan pupuk  dari PT. Pupuk Indonesia.

Tommy Suharto adalah mantan ipar dari Prabowo Subianto, yang juga sekaligus sebagai Ketua Umum Partai Berkarya, salah satu partai pendukung Prabowo Subianto. PT. Humpuss berdiri dan sangat terkenal di masa orde baru.

Tommy Suharto memiliki sejumlah sepak terjang yang terkenal saat mertua Prabowo menjadi Presiden RI. Sepak terjang kontroversialnya antara lain mendirikan BPPC yang menghancurkan petani cengkeh nasional, dan mendirikan PT. Timor Putra Nasional. PT. Timor Putra Nasional dan BPPC adalah perusahaan monopoli yang dilindungi oleh kekuasaan di masa orde baru.

Setelah Ramyadjie Priambodo dengan kasus pembobolan ATM, kini perusahaan mantan ipar Prabowo terlibat dalam kasus penyuapan direktur salah satu BUMN di bidang pupuk. Ramyadjie Priambodo adalah kerabat Prabowo Subianto, yang perusahaan minyaknya bangkrut kemudian melakukan kejahatan perbankan selama 2 tahun.

Kronologi Penangkapan Asty Winasti

Beberapa hari sebelumnya penyidik KPK mendapatkan informasi akan adanya penyerahan uang dari Marketing Manager PT Humpuss Transportasi Kimia, kepada pihak swasta.

Basaria mengatakan penyerahan uang itu dilakukan Asty kepada Indung di kantor PT. HTK di Gedung Granadi, Jakarta Selatan. “Diduga penyerahan uang tersebut merupakan realisasi penerimaan ke-7 yang telah menjadi komitmen sebelumnya,” kata Basaria di Gedung KPK Kuningan, Jakarta Selatan, pada hari Kamis (28/3/2019) malam.

Setelah menangkap dua orang, KPK selanjutnya melakukan pengintaian dan kembali menangkap Head Legal PT Humpuss Transportasi Kimia, Selo. Selanjutnya penangkapan Bagian Keuangan PT Inersia yang dimiliki oleh Bowo Sidik Pangarso, Manto, dan seorang sopir pribadi Indung yang berada di satu lokasi yang sama.

Setelah kembali mengamankan tiga orang tersebut, KPK mengamankan supir anggota DPR RI Bowo Sidik di Apartemen di Permata Hijau, Jakarta Selatan. Dari lokasi yang sama, turut diamankan Siesa Darubinta pihak swasta.