Mineral arsenopyrite adalah salah satu penyumbang hasil logam emas dunia.

Pengolahan emas dari arsenopyrite memiliki tingkat kesulitan yang lebih tinggi dibanding metode pengolahan emas dari mineral jenis lainnya. Arsenopyrite adalah batuan mineral yang menjadi salah satu sumber utama penghasil logam emas dunia.

Kandungan Emas dalam Arsenopyrite

Dari semua jenis mineral sulfida, emas dalam arsenopyrite memiliki kandungan yang tertinggi dibanding kandungan emas dalam mineral sulfida lainnya. Dalam beberapa kasus, kandungan emas dalam arsenopyrite bisa mencapai hingga 20 gram per kg raw material. 

Jenis Bijih Emas dalam Arsenopyrite

1.Partikel emas kasar, dengan ukuran di atas 1 mikron.

Bijih emas kasar dalam arsenopyrite umumnya tak lebih dari 3% dari total kandungan emas dalam batuan. Dalam berbagai kasus, bijih-bijih kasar bisa diekstrak secara amalgamasi dan sianidasi biasa.

2.Partikel emas koloid

Partikel emas berukuran koloid dalam arsenopyrite mulai sulit (refractory) untuk diekstrak menggunakan sianidasi. Ukuran bijih emas koloid berkisar antara 1 nm – 999 nm.

3.Partikel emas invisible

Partikel emas “invisible” tak bisa dilihat menggunakan mata telanjang maupun menggunakan mikroskop biasa. Ukuran partikel emas “invisible” antara 36 piko-meter – 999 piko-meter.

Proses Liberalisasi Bijih Emas dalam Arsenopyrite

Sulitnya pengolahan emas dari arsenopyrite disebabkan kecilnya ukuran bijih emas, dimana karena kecilnya ukuran bijih-bijih emas menyebabkan sebagian besar bijih emas dalam arsenopyrite justru bersifat “invisible”.

Liberalisasi bijih emas dalam arsenopyrite bukan bertujuan memisahkan unsur arsen atau sulfur dari bijih emas, namun lebih kepada bagaimana membuat bijih-bijih emas menjadi terlepas dari berbagai mineral lain yang membungkusnya.

Ada beberapa cara untuk meliberalisasi bijih emas “invisible”, antara lain :

1.Pengolahan emas dari arsenopyrite menggunakan pyrometallurgy. Proses ini dilakukan dengan cara melakukan “roasting” atau “sangrai” terhadap tepung mineral arsenopyrite.

2.Pengolahan emas dari arsenopyrite menggunakan larutan asam nitrat.

Asam nitrat digunakan untuk meliberalisasi bijih emas yang sangat halus (invisible) dengan cara melarutkan mineral-mineral yang berasosiasi dengan emas (misalnya Arsen dan besi).

3.Pengolahan arsenopyrite menggunakan oxidative alkaline. Proses ini menggunakan ion alkali (ion natrium) yang berfungsi meliberalisasi biji emas invisible. Oxidative alkaline akan melarutkan arsen, yang selanjutnya diendapkan oleh ion kalsium (Ca2+).