Virus corona adalah mahluk hidup. Dan sudah ada sejak ribuan tahun yang lalu.

Apakah virus corona COVID-19 kutukan Tuhan?. Akhir-akhir ini makin berkembang berbagai opini subjektif mengenai epidemi coronavirus COVID-19. Berbagai informasi hoaks dikembangkan oleh banyak pihak yang coba mencari keuntungan dengan cepatnya penyebaran virus corona.

Mulai dari opini sesat yang menyebutkan bahwa strain virus ini dibuat sebagai senjata biologis oleh China atau Amerika Serikat. Hingga opini sesat yang mengaitkan virus corona dengan SARA dan kutukan Tuhan. Berbagai opini hoax ini dibangun oleh pihak-pihak yang berasumsi demi keuntungan sendiri.

Apakah Virus Corona COVID-19 Kutukan Tuhan?

Banyak orang lupa bahwa epidemi virus corona hanya salah satu dari puluhan epidemi penyakit menular yang telah menyerang peradaban manusia sejak ribuan tahun yang lalu. Artinya epidemi virus corona bukanlah tren baru, namun hanya perulangan epidemi yang secara berkala muncul di permukan bumi.

Bahkan virus corona hingga saat ini masih belum tergolong pandemi, karena penyebaran virus ini belum merata dan transmisi yang masih dalam kecepatan sedang.

Sesungguhnya virus corona sudah terdeteksi sejak ribuan tahun yang lalu, dan coronavirus COVID-19 adalah satu strain baru yang berbeda dari SARS (strain coronavirus yang menyerang China tahun 2003) dan MERS (strain coronavirus yang menyerang timur tengah 6 tahun yang lalu).

Munculnya coronavirus COVID-19 adalah gejala biasa dalam proses evolusi kehidupan, bahwa tiap organisme terus mengembangkan pertahanan diri dalam menghadapi persaingan kehidupan.

Ada puluhan wabah penyakit menular (sebelum wabah coronavirus COVID-19) yang telah menyerang dunia dalam kecepatan tinggi (pandemi), dengan jumlah korban yang mencapai jutaan orang dalam waktu yang sangat singkat.

Beberapa pandemi penyakit menular yang terjadi 100 tahun belakangan ini beberapa diantaranya diulas pada bagian berikut :

  • Flu Spanyol (Spanish flu), menyebar secara massive tahun 1918-1920. Penyakit flu Spanyol menyerang 1/3 dari total penduduk dunia saat itu. Virus yang menyerang type Influenza A subtipe H1N1. Jumlah korban jiwa di seluruh dunia diperkirakan mencapai 20 juta orang.
  • Flu Asia, menyerang manusia di tahun 1957-1958. Virus ini awalnya berasal dari China, dan dengan cepat menjalar ke seluruh dunia. Ini juga disebabkan oleh virus influenza sub-tipe H2N2.
  • Pandemi flu 2009. Pandemi ini terjadi pada tahun 2009-2010, dimulai dari Meksiko. Serangan disebabkan oleh virus influenza A sub-tipe H1N1 yang bermutasi lebih ganas lagi. Serangan virus ini menyebabkan angka kematian 284.500 orang di seluruh dunia.

Jumlah korban jiwa yang tinggi akibat Flu Spanyol disebabkan tak siapnya teknologi kesehatan dunia saat itu. Selanjutnya berbagai pandemi yang menyerang manusia di tahun-tahun selanjutnya makin mudah diatasi seiring makin berkembangnya ilmu pengetahuan tentang virus dan kesehatan.

Apakah virus corona COVID-19 kutukan Tuhan? Anggapan yang dibangun bahwa virus corona COVID-19 merupakan kutukan Tuhan yang dikaitkan dengan SARA adalah cara curang untuk membodohi kemanusiaan.