Membaca kesiapan pemerintah menghadapi masuknya virus corona COVID-19 menjadi perhatian penting untuk saat ini. Penyebaran virus corona yang makin intensif dari hari ke hari membuat peluang masuknya virus ini ke Indonesia makin terbuka lebar.

Saat ini pusat transmisi virus corona COVID-19 tak hanya berasal dari Cina daratan, namun telah berkembang ke beberapa negara lain, antara lain ; Italia, Korea Selatan, Iran, dan beberapa negara lainnya.

Beberapa negara lain telah menetapkan travel warning terhadap Italia, Iran, dan Korea Selatan. Namun Indonesia, selain terhadap Tiongkok, belum menetapkan travel warning ke negara lainnya. Akan sangat sulit bagi RI membuat larangan-larangan baru ke negara-negara yang mengalami epidemi coronavirus. Sulitnya karena terkait dengan dampak ekonomi melalui penurunan jumlah wisatawan dan penurunan aktifitas perdagangan antar negara.

Membaca Kesiapan Pemerintah Menghadapi Masuknya Virus Corona

Apa yang dilakukan oleh pemerintah jika suatu saat nanti virus corona terdeteksi masuk ke wilayah RI?

Bagaimana dengan sistem kesehatan nasional dalam menghadapi wabah ini?

Apakah pemerintah dalam hal ini lebih banyak menggunakan instrumen BPJS sebagai alat dalam penanganan pembiayaan penderita virus corona?

Bagaimana upaya pemerintah dalam mempersempit ruang gerak transmisi virus Corona COVID-19, jika saja virus ini mulai terdeteksi masuk ke wilayah RI?

Virus corona adalah epidemi, yang harus dihadapi menggunakan pola-pola darurat yang menggunakan instrumen ekstra darurat juga. Membiarkan penderita yang tak memiliki jaringan ke BPJS sudah pasti akan meningkatkan daya sebar virus. Oleh karena itu penggunaan instrumen BPJS tak mungkin dilakukan dalam kondisi darurat, karena penanganan penderita virus corona harus bersifat segera.

Beberapa minggu yang lalu pemerintah memang memutuskan akan membangun fasilitas penanganan penyakit menular baru di suatu pulau yang bisa diisolasi. Namun rencana ini belum bersifat darurat, karena masih memerlukan waktu untuk implementasinya.

Antisipasi pemerintah (sejauh ini) yang terlihat jelas, masih bersifat penanggulangan dampak corona virus secara ekonomi, namun belum terlihat rencana darurat dari segi kesehatan, jika virus ini benar-benar telah memasuki wilayah Indonesia.

Sebagian besar masyarakat pun masih awam terhadap cara menghadapi dan penanganan virus ini, termasuk ciri-ciri umum orang yang terpapar virus corona.

Dari hari ke hari virus corona terus menyebar secara kontinu ke berbagai negara, dengan kenaikan rata-rata lebih dari 4 negara per hari (update terkini 65 negara). Melihat dari tren perkembangan transmisi virus ini, dapat dikatakan bahwa Indonesia makin sulit untuk bertahan terhadap masuknya virus corona.

Oleh karena itu melihat kesiapan pemerintah menghadapi masuknya virus corona COVID-19 menjadi perhatian bersama mulai saat ini.