3 Penderita Virus Corona Singapore 3 hari di Batam, tepatnya tanggal 21-23 Februari 2020.

Pada tanggal 1 Maret 2020 pukul 12 siang, Departemen Kesehatan Singapura telah mengkonfirmasi dan memverifikasi empat kasus infeksi COVID-19 di Singapura. Dari jumlah tersebut, tiga terkait dengan kluster di Wizlearn Technologies Pte Ltd. 3 orang ini sempat menginap di Batam selama 3 hari. Pelacakan kontak sedang berlangsung untuk kasus yang tersisa. Tujuannya untuk membangun tautan apa pun ke kasus sebelumnya atau sejarah perjalanan ke China, Daegu dan Cheongdo.

11 dari kasus yang dikonfirmasi Singapore, (Kasus 93, 95, 97, 98, 99, 100, 101, 102, 103, 104 dan 105) terkait dengan Wizlearn Technologies Pte Ltd. 3 dari 11 kasus yang terkonfirmasi ini sebelumnya pernah tinggal di Batam selama 3 hari.

Kasus 103

Kasus 103 adalah seorang warga negara Singapura wanita berusia 37 tahun yang tidak memiliki sejarah perjalanan baru-baru ini ke Cina, Daegu dan Cheongdo, tetapi telah berada di Batam dari 21 Februari hingga 23 Februari. Suspek saat ini ditahan di ruang isolasi di National Center for Infectious Diseases (NCID). Dia adalah anggota keluarga dari Kasus 93, dan terhubung dengan Kasus 101.

Karena suspek 103 sebelumnya telah diidentifikasi sebagai kontak dekat dengan kasus 93 dan dilaporkan tidak memiliki penyakit. Baru-baru ini pemerintah mengeluarkan perintah karantina rumah pada 26 Februari.

Pada tanggal 29 Februari, ia mengungkapkan bahwa ia memiliki gejala pada 20 Februari dan telah mencari perawatan di klinik dokter umum (GP) pada 25 Februari. Dia segera dibawa ke NCID dengan ambulans dan diisolasi. Hasil tes selanjutnya mengkonfirmasi infeksi COVID-19 pada 1 Maret pagi.

Kasus 104

Kasus suspek 104 adalah seorang wanita Myanmar berusia 25 tahun yang tidak memiliki sejarah perjalanan baru-baru ini ke Cina, Daegu dan Cheongdo. Namun sempat berada di Batam dari 21 Februari hingga 23 Februari. Dia adalah pekerja rumah tangga asing yang dipekerjakan oleh suspek 103.

Dia saat ini ditahan di ruang isolasi di NCID. Pada 29 Februari, ia mengungkapkan bahwa ia memiliki gejala pada 23 Februari. Dia segera dibawa ke NCID dengan ambulans dan diisolasi. Hasil tes selanjutnya mengkonfirmasi infeksi COVID-19 pada 1 Maret pagi.

Kasus 101

Diumumkan pada 29 Februari.

Kasus 101 adalah warga negara Singapura pria berusia 61 tahun yang tidak memiliki sejarah perjalanan baru-baru ini ke Cina, Daegu dan Cheongdo, tetapi telah berada di Batam dari 21 Februari hingga 23 Februari. Dia saat ini dirawat di ruang isolasi di Rumah Sakit Umum Ng Teng Fong (NTFGH). Ia terkait dengan Kasus 103.

3 Penderita Virus Corona Singapore 3 hari di Batam, sempat tinggal dan berinterksi. 3 kasus di Singapore ini mirip dengan proses penularan corona dari WN Jepang di Jakarta. Pemerintah RI perlu lebih teliti dan mendalami setiap informasi yang ada, agar proses penularan COVID-19 dapat dipersempit.