Suspek Virus Corona Naik 4 Orang hari ini. Hari ini orang Indonesia yang dinyatakan positif menderita virus corona menjadi 4 orang.

Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mencatat sudah ada 227 spesimen yang diperiksa terkait kasus virus Corona COVID-19 sampai malam kemarin. Ratusan spesimen itu dikirim dari 61 rumah sakit di 25 provinsi.

Sementara itu, Achmad menjelaskan kondisi dua orang pasien positif Corona stabil. Sedangkan empat orang lainnya yang diisolasi karena diduga kuat positif Corona masih mengalami sesak napas dan batuk.

“Sampai data tadi malam pada pukul 18.00 WIB, kita sudah menerima 227 spesimen dari 61 rumah sakit di 25 provinsi,” Sekretaris Ditjen Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Kemenkes selaku juru bicara pemerintah dalam penanganan virus Corona, Achmad Yurianto, di kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Jumat (6/3/2020).

Achmad mengatakan ratusan spesimen diambil dari pasien yang berstatus dalam pengawasan. “Ini tentunya adalah kasus-kasus pasien dengan pengawasan. Ini yang kita lakukan,” sambung dia.

Dia mengatakan spesimen yang diperiksa itu termasuk dua orang pasien positif Corona yang berasal dari Depok, Jawa Barat. Dari hasil pemeriksaan, Suspek yang positif Virus Corona naik menjadi 4 Orang.

Sementara itu, Achmad menjelaskan kondisi dua orang pasien positif Corona stabil. Sedangkan empat orang lainnya yang diisolasi karena diduga kuat positif Corona masih mengalami sesak napas dan batuk.

Satu pasien pengawasan Covid-19 meninggal dunia.

Salah satu pasien dalam pengawasan Covid-19 yang dirawat di RSPI Sulianti Saroso meninggal dunia. Direktur Utama RSPI Sulianti Saroso Mohammad Syahril mengatakan pasien yang meninggal dunia merupakam pasien yang dirawat dengat alat bantu pernapasan atau ventilitator sejak pertama kali dirujuk. “Satu pasien meninggal, kondisinya (kesehatannya) jelek, pakai ventilator. Rujukan dari rumah sakit swasta,” kata Syahril di RSPI Sulianti Saroso, Jumat (6/3/2020).

Syahril mengatakan pasien tersebut meninggal dunia kemarin, Kamis (5/3/2020) dan sudah dimakamkan oleh pihak keluarga. Ia juga menyampaikan pasien tersebut punya riwayat kontak dengan orang yang datang dari negara terjangkit Covid-19. Selain masuk dalam kategori PDP, pasien yang berusia 65 tahun juga didiagnosa memiliki penyakit lain. “Sudah tua, hipertensi, tapi kalau kita tahu masuk ventilator itu sudah berat ya,” ucap Syahril.

Adapun pasien tersebut dirujuk di RSPI Sulianti Saroso sejak dua hari yang lalu. Saat ini total ada dua pasien positif dan tujuh pasisen dalam pengawasan (PDP) atau suspect yang di rawat di rumah sakit ini.