Virus corona menyebar melalui udara.

Cara Mencegah Penularan Virus Corona adalah hal penting yang perlu diketahui oleh setiap orang untuk saat ini. Pertama, Anda harus tahu terlebih dahulu defenisi virus, ukuran virus, apakah virus merupakan mahluk hidup atau sejenis zat kimia, dan sebagainya.

Setelah mengerti tentang virus dan ukurannya, selanjutnya kita harus mengerti bagaimana pergerakan virus di udara, air, atau melalui transportasi zat padat.

Setelah memahami semuanya, barulah kita bisa merencanakan penanggulangan virus yang efektif.

Salah satu cara mencegah penularan virus corona adalah menggunakan masker pernafasan.

Defenisi dan Ukuran Virus

Virus adalah mahluk hidup yang memiliki ukuran diameter terkecil. Kuman dan bakteri adalah mahluk hidup berukuran mikro, dengan diameter antara 1 mikrometer hingga 999 mikrometer, atau 10-6 m – 999 x 10-6 m. Makanya bakteri dan kuman digolongkan sebagai mikroorganisme, yaitu organisme yang memiliki ukuran mikron.

Virus memiliki ukuran yang jauh lebih kecil dari bakteri dan kuman. Ukuran virus rata-rata antara 20 nano meter hingga 999 nano meter, atau 20 x 10-9 m – 999 x 10-9 m.

Mekanisme Pergerakan Virus di Udara

Pergerakan virus sebenarnya lebih karena dibantu oleh aliran udara, air, dan zat padat. Di udara, virus yang terlepas akan mengikuti pergerakan udara. Sejauh mana? Tentu saja transmisi virus lebih ditentukan oleh kecepatan aliran udara, apakah udara terkena matahari langsung atau dalam suasana gelap.

Transportasi Virus Dalam Air

Virus termasuk organisme yang bersifat koloid dalam air. Contoh koloid yang terlihat mata antara lain cairan susu dan teh. Artinya virus sulit diendapkan menggunakan koagulan, sehingga selalu terbawa air. Untuk menyaring virus dari air, kita bisa menggunakan mesin pemurni air semacam RO (Reverse Osmosis).

Kita juga bisa mencurigai air mengandung virus jika air yang akan dikonsumsi tak jernih. Atau Anda bisa melewatkan sinar laser dari pointer laser ke dalam gelas bening yang berisi air bening. Jika cahaya laser terhalang dan menyebabkan terlihatnya cahaya dalam air di gelas, maka dipastikan air mengandung partikel koloid.

Namun untuk memastikan air tak mengandung virus apapun, sebaiknya kita menggunakan mesin Reverse Osmosis sebagai penyaring air.

Transportasi Virus Melalui Benda Padat.

Mekanisme pergerakan virus di benda padat terjadi jika benda padat yang terkena virus (bisa terkena melalui tempelan akibat pergerakan udara, atau cairan dari bersin, ludah, atau dari kotoran manusia dan hewan semacam tinja), menular saat bersentuhan dengan kulit yang selanjutnya terkena tangan dan masuk ke hidung, mata, atau mulut via tangan.

Cara Mencegah Penularan Virus Corona ke Tubuh.

Untuk mencegah penularan virus corona, maka kita harus memahami bagaimana cara masuk virus ke dalam tubuh manusia.

Dari pemahaman tentang virus di atas, maka langkah selanjunya adalah pencegahan virus menular ke tubuh kita. Virus corona tak bisa menular melalui kulit, dan tak bisa menembus kulit manusia dan hewan.

Namun kulit juga merupaka sarana tempat menempel virus, yang bisa saja karena terkena tangan masuk ke hidung atau mata.

Cara Mencegah Penularan virus corona ke tubuh sebagai berikut :

1. Mencuci tangan dengan benar

Mencuci tangan dengan benar adalah cara paling sederhana namun efektif untuk mencegah penyebaran virus 2019-nCoV. Cucilah tangan dengan air bersih bening dan sabun (antiseptic), setidaknya selama 20 detik. Pastikan seluruh bagian tangan tercuci hingga bersih, termasuk punggung tangan, pergelangan tangan, sela-sela jari, dan kuku.

Kenapa mencuci tangan? Karena tangan adalah bagian tubuh yang sangat aktif, bisa bergerak memegang bahan-bahan padat di sekitar kita. Termasuk memegang kulit yang telah ada tempelan virus corona.

2. Mandi dengan bersih menggunakan sabun anti kuman dan air yang bening.

3. Cuci pakaian yang digunakan sesering mungkin. Atau sering mengganti pakaian setiap selesai keluar dari rumah dan tempat kerja.

4. Menggunakan masker hidung dan mulut.

Tak ada jaminan masker akan menyelamatkan Anda dari serangan virus. Karena kecilnya ukuran virus, umumnya hampir semua jenis masker bisa ditembus oleh organisme ini.

Penggunaan masker seperti logika memasang tirai angin. Dengan memasang penghalang angin, setidaknya angin yang tembus ke hidung dan pernafasan berkurang dari situasi tanpa masker. Tertular atau tidaknya seseorang oleh virus juga ditentukan oleh sebanyak apa virus yang masuk ke dalam tubuh.

Meski tidak sepenuhnya efektif mencegah paparan virus, namun penggunaan masker ini tetap bisa menurunkan risiko terserang virus Corona.

Jangan gunakan masker secara berualng-ulang. Karena bagian luar masker bisa saja telahj mengandung virus dan jika terpegang bisa menular ke pernafasan melalui tangan.

5. Menjaga daya tahan tubuh

Daya tahan tubuh yang kuat dapat mencegah munculnya berbagai macam penyakit. Untuk menjaga dan meningkatkan daya tahan tubuh, Anda disarankan untuk mengonsumsi makanan sehat, seperti sayuran dan buah-buahan, dan makanan berprotein, seperti telur, ikan, dan daging tanpa lemak.

Selain itu, rutin berolahraga, tidur yang cukup, tidak merokok, dan tidak mengonsumsi minuman beralkohol juga bisa meningkatkan daya tahan tubuh agar terhindar dari penularan virus Corona.

6. Tidak pergi ke tempat kerumunan atau keramaian

7. Tidak pergi ke luar negeri. Seluruh bagian dunia saat ini telah terserang virus corona.

8. Menghindari kontak dengan hewan yang berpotensi menularkan coronavirus

Coronavirus jenis baru diduga kuat berasal dari beberapa jenis hewan mamalia dan reptil. Oleh karena itu, hindarilah kontak dengan hewan-hewan tersebut

Bila Anda mengalami gejala flu, seperti batuk, demam, dan pilek, yang disertai lemas dan sesak napas, segeralah periksakan diri ke dokter agar dapat dipastikan penyebabnya dan diberikan penanganan yang tepat.