Categories
Kesehatan Uncategorized Virus Corona

Virus Corona Lemah di Khatulistiwa

Virus Corona Lemah di Khatulistiwa. Kesimpulan sementara ini disajikan berdasarkan data-data menyangkut jumlah korban dan jumlah kematian di seluruh dunia. Penelitian data dan informasi-informasi dilakukan selama 3 bulan sejak mulai meluasnya virus ini ke seluruh dunia.

Dari hasil pengamatan di tiap-tiap negara dan di wilayah tropis dan sub-tropis, terlihat perbedaan jauh dari jumlah korban dan jumlah kematian akibat virus corona COVID-19.

Defenisi Khatulistiwa, Tropis, dan sub-tropis

Khatulistiwa adalah bagian tengah dari bumi. Bagian tengah khatulistiwa diberi standar 00.Di sebelah utara khatulistiwa, jarak diukur dengan satuan Lintang Utara (LU). Di sebelah selatan diberi simbol lintang selatan (LS).

Wilayah tropis adalah wilayah yang berada di antara 23,5 0 LU – 23,5 LS. Wilayah sub-tropis utara terletak di 23,5 LU – 66,5 0 LU, dan sub-tropis selatan di 23,5 0 LU –  67,5 Lintang Selatan. https://en.wikipedia.org/wiki/Tropics

Indonesia dan negara-negara Asean masuk dalam posisi tropis karena terletak di dalam area 23,5 LU – 23,5 LS. Secara spesifik, Indonesia malah masuk dalam range khatulistiwa, yang memiliki posisi 6 LU – 11 LS.

Jumlah Korban Virus COVID-19

Hingga hari ini (13/03/2020) jumlah negara yang terinfeksi oleh virus corona COVID-19 sudah sebanyak 122. Jumlah korban mencapai 126,007 orang, jumlah yang tewas 4,614 orang.

Dari 122 negara, posisi 19 besar negara-negara yang memiliki jumlah korban tertinggi berasal dari negara-negara sub-tropis. Tabel di bawah ini menyajikan posisi 20 besar negara-negara yang terinfeksi virus corona COVID-19

Tabel 1. Posisi 20 besar negara-negara korban COVID-19. (sumber)

Ranking Negara Jumlah Kasus COVID-19 Jumlah Korban Tewas Tropis/ Sub-tropis
1 China 80,796 3,169 Sub-tropis
2 Italia 12,462 827 Sub-tropis
3 Iran 9,000 354 Sub-tropis
4 Korea Selatan 7,869 66 Sub-tropis
5 Prancis 2,281 48 Sub-tropis
6 Spanyol 2,277 55 Sub-tropis
7 Jerman 1,966 3 Sub-tropis
8 Amerika Serikat 1,322 38 Sub-tropis
9 Swiss 652 4 Sub-tropis
10 Jepang 639 15 Sub-tropis
11 Norwegia 629 0 Sub-tropis
12 Denmark 514 0 Sub-tropis
13 Belanda 503 5 Sub-tropis
14 Swedia 500 1 Sub-tropis
15 Inggris 456 8 Sub-tropis
16 Belgia 314 0 Sub-tropis
17 Qatar 262 0 Sub-tropis
18 Austria 246 0 Sub-tropis
19 Bahrain 195 0 Sub-tropis
20 Singapore 178 0 Tropis

Dari tabel di atas terlihat dalam 20 besar negara-negara yang terinfeksi corona, urutan 1 hingga 19 adalah negara sub-tropis.

Negara tropis yang masuk 20 besar dalam jumlah korban adalah Singapura, dimana negara ini menduduki peringkat 20. 1 bulan sebelum ini, Singapura sempat menduduki posisi ke-2 dalam jumlah korban virus corona.

Dari tabel di atas juga terlihat bahwa jumlah kematian paling banyak di terjadi negara-negara sub-tropis. Sedangkan di Singapura hingga kini belum ada kematian dari korban virus COVID-19.

Berikut ini disajikan tabel negara-negara yang mengalami korban tewas penderita COVID-19.

Tabel 2. Posisi 20 besar negara-negara korban tewas virus COVID-19.

Peringkat Negara Tropis/Non-tropis Jumlah korban tewas
1. China Non-tropis 3,169
2. Italia Non-tropis 827
3. Iran Non-tropis 354
4. Korea Selatan Non-tropis 66
5. Spanyol Non-tropis 55
6. Prancis Non-tropis 48
7. Amerika Serikat Non-tropis 38
8. Jepang Non-tropis 15
9. Inggris Non-tropis 8
10. Irak Non-tropis 7
11. Belanda Non-tropis 5
12. Swiss Non-tropis 4
13. Jerman Non-tropis 3
14. Belgia Non-tropis 3
15. Australia Tropis dan Non-tropis 3
16. Hongkong Non-tropis 3
17. San Marino Non-tropis 2
18. Lebanon Non-tropis 2
19. Filipina Tropis 2
20. Swedia Non-tropis 1

Dari tabel di atas terlihat bahwa urutan 1 hingga 18 negara-negara dengan korban tewas terbanyak ditempati oleh negara-negara non-tropis.

Negara tropis yang masuk dalam 20 besar hanya 1, diwakili oleh Filipina yang berada di urutan 19 dari 20 negara, dengan korban tewas 2 orang.

Kesimpulan sementara dapat dikatakan bahwa Virus Corona Lemah di Khatulistiwa. Ini didasarkan 2 tabel di atas dan perjalan kasus virus corona COVID-19 yang telah berlangsung 3 bulan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *