Jambu biji atau guava telah terbukti mampu menangkal sejumlah penyakit yang menyerang manusia.

Pencegahan virus corona menggunakan jambu biji merupakan salah satu alternatif untuk Anda yang mengkhawatirkan tertular virus ini. Virus corona COVID-19 menular kepada orang-orang yang sedang dalam kondisi kurang sehat.

Jambu biji atau guava telah terbukti mampu menangkal sejumlah penyakit yang menyerang tubuh manusia. Kandungan vitamin C yang tinggi di kulit buah adalah salah satu yang terbesar dari buah-buahan yang ada.

Psidium guajava (jambu biji) adalah pohon tropis terkenal yang banyak ditanam untuk buah. Banyak negara memiliki sejarah panjang menggunakan jambu biji untuk tujuan pengobatan.

Tanaman ini digunakan untuk pengobatan diare, disentri, gastroenteritis, hipertensi, diabetes, karies dan penghilang rasa sakit.

Ekstrak daunnya digunakan sebagai obat batuk, diare, dan sariawan dan pada beberapa luka gusi yang bengkak. Buahnya kaya akan vitamin A, C, zat besi, fosfor dan kalsium serta mineral.

Jambu biji mengandung kandungan tinggi senyawa organik dan anorganik seperti metabolit sekunder misalnya antioksidan, polifenol, senyawa antivirus, senyawa anti-inflamasi. (sumber)

Senyawa fenolik dalam jambu biji membantu menyembuhkan sel kanker dan mencegah penuaan kulit sebelum waktunya. Kehadiran terpene, caryophyllene oxide dan p-selinene menghasilkan efek relaksasi.

Daun jambu biji mengandung banyak senyawa yang bertindak sebagai agen fungistatik dan bakteriostatik. Jambu biji memiliki kandungan antioksidan penting yang tinggi dan memiliki kemampuan proteksi radiasi.

Quercetin dianggap sebagai antioksidan paling aktif dalam daun jambu biji dan bertanggung jawab atas aktivitas spasmolitiknya. Ekstrak etil asetatnya dapat menghentikan infeksi kuman dan produksi timus. Jambu biji memiliki aktivitas anti-virus, anti-inflamasi, anti-plak dan anti-mutagenik.

Ekstrak jambu biji menunjukkan aktivitas antinociceptive dan juga efektif dalam mengobati peradangan kerusakan hati dan produksi serum. Ekstrak etanol jambu biji dapat meningkatkan kualitas dan kuantitas sperma dan dapat digunakan untuk pengobatan laki-laki infertil.

Komposisi kimia jambu biji

Buah jambu biji mengandung vitamin A, C, zat besi, fosfor dan kalsium. Jambu biji memiliki vitamin C yang lebih banyak daripada jeruk. Buah jambu biji mengandung saponin, asam oleanolic, lyxopyranoside, arabopyranoside, guaijavarin, quercetin dan flavonoid.

Asam askorbat dan asam sitrat adalah bahan utama jambu biji yang memainkan peran penting dalam aktivitas anti-mutagenik.

Kulit buah mengandung asam askorbat dalam jumlah yang sangat tinggi. Asam askorbat adalah vitamin C. Namun senyawa ini mudah rusak jika dipanaskan. Buah jambu biji mengandung terpene, caryophyllene oxide dan p-selinene dalam jumlah besar yang menghasilkan efek relaksasi.

Kandungan flavonoid lebih tinggi dalam ekstrak metanol jambu. Ada 41 hidrokarbon, 25 ester, 13 alkohol dan 9 senyawa aromatik dalam jambu.

Pencegahan virus corona menggunakan jambu biji

Buah dan daun jambu biji memiliki aktivitas anti-virus, anti-inflamasi, anti-plak dan anti-mutagenik.

Menurut beberapa penelitian, ekstrak daun jambu biji terbukti dapat menghambat pertumbuhan virus dengue yang menyebabkan “demam berdarah”.

Daun jambu biji yang direbus pun diyakini dapat menurunkan risiko perdarahan pada penderita DBD, dan mampu meningkatkan jumlah trombosit pada penderita demam berdarah dengue.

Aplikasi ini juga efektif digunakan untuk pengobatan virus “avian influenza”.

Manfaat Jambu Biji untuk Pengobatan lainnya.

Berikut beberapa manfaat jambu biji untuk menangkal penyakit:

Jambu biji Melindungi tubuh dari radikal bebas.

Kandungan vitamin C di dalam jambu biji berperan sebagai antioksidan, yang berguna untuk melindungi tubuh dari kerusakan sel akibat radikal bebas. Radikal bebas merupakan salah satu faktor pemicu berkembangnya penyakit kanker. Kandungan antioksidan ini tidak hanya terdapat di buah jambu biji saja, tapi juga di daunnya.

Jambu Biji Melancarkan saluran pencernaan.

Manfaat jambu biji juga dapat diperoleh sebagai pelancar sistem pencernaan. Khasiat ini didapat dari kandungan serat yang tinggi pada jambu biji, sehingga dapat mencegah sembelit dan memastikan bahwa kuman baik di dalam saluran pencernaan tetap bekerja.

Jambu Biji Meningkatkan sistem kekebalan tubuh.

Jambu biji adalah salah satu buah yang memiliki kandungan vitamin C sangat tinggi. Bahkan kandungan vitamin C dalam jambu biji melebihi kandungan vitamin C di jeruk.

Vitamin C ini berhubungan dengan peningkatan sistem kekebalan tubuh dan dapat mengurangi risiko terkena penyakit infeksi.

Selain itu, vitamin C juga penting untuk menjaga kesehatan tulang, gigi, gusi, dan pembuluh darah, membantu dalam penyembuhan luka, meningkatkan fungsi otak, serta membantu tubuh menyerap zat besi.

Jambu biji Menurunkan tekanan darah dan kolesterol

Jambu biji merupakan buah yang sebaiknya Anda konsumsi jika menderita darah tinggi. Sebuah penelitian mengungkapkan, mengonsumsi buah jambu biji dapat mengrurangi kolesterol jahat dan menurunkan tekanan darah. Manfaat jambu biji ini diperoleh berkat kandungan vitamin C dan serat.

Menyehatkan mata

Menjaga kesehatan mata. Tak hanya itu, vitamin A dalam jambu biji juga penting untuk pertumbuhan dan perkembangan sel-sel tubuh, meningkatkan sistem kekebalan tubuh, serta membuat kulit tetap sehat. Dengan kandungan vitamin A di dalamnya, Anda bisa mendapatkan banyak manfaat jambu biji bagi kesehatan.

Jambu Biji Mencegah diabetes

Dalam sebuah studi yang dilakukan pada tikus, ditemukan bahwa buah jambu biji mampu melindungi ginjal dari dampak penyakit diabetes. Sementara, penelitian lain mengemukakan bahwa jambu biji merah diduga secara signifikan dapat mengurangi gejala diabetes, serta mengurangi kerusakan akibat proses peradangan dan oksidasi pada penderita diabetes. Meski demikian, penelitian-penelitian tersebut masih sebatas uji coba terhadap hewan dan belum diuji pada manusia.

Mencegah dan mengobati penyakit kanker.

Senyawa fenolik dalam jambu biji membantu menyembuhkan sel kanker.

Menyembuhkan luka, meringankan sakit kepala, dan meredakan diare.

Meskipun virus corona COVID-19 kurang berbahaya di daerah tropis, namun Anda perlu melakukan pencegahan agar penyakit ini tak masuk ke dalam tubuh.

Jambu biji memiliki harga yang murah dan terjangkau bagi semua kalangan.