Matahari mengandung sejumlah besar sinar ultraviolet yang mampu mematikan kuman, bakteri, dan segala jenis virus.

Penggunaan sinar matahari untuk melawan penularan virus corona adalah salah satu metode yang tepat guna. Cahaya matahari mengandung sinar ultraviolet yang cukup tinggi. Kuman dan virus yang terpapar sinar UV dalam waktu yang cukup akan mati dengan sendirinya.

Belajar dari data penularan virus corona COVID-19 dan korban yang tewas karena virus ini, ditemukan bahwa laju transmisi virus COVID-19 berlangsung sangat lambat di negara-negara khatulistiwa, namun sangat cepat di negara-negara yang saat ini masih menyisakan musim dingin.

Matahari mengandung sejumlah besar sinar ultraviolet yang mampu mematikan kuman, bakteri, dan segala jenis virus. Penggunaan matahari untuk membunuh mikroorganisme dan virus sebenarnya sudah digunakan selama ribuan tahun.

John Nicholls, seorang profesor patologi di Universitas Hong Kong yang diwawancarai oleh accuweater, mengatakan ia tahu kapan pandemi virus ini akan berakhir

“Tiga hal yang tidak disukai virus: 1. Sinar matahari, 2. Suhu, dan 3. Kelembaban,” kata Nicholls dalam menanggapi pertanyaan tentang kapan ia berpikir kasus yang dikonfirmasi akan menurun.

“Sinar matahari akan memotong kemampuan virus untuk tumbuh dalam setengah, sehingga waktu paruh akan menjadi 2,5 menit. Dalam suasana gelap COVID-19 bisa bertahan sekitar 13 hingga 20 menit,” kata Nicholls. “Sinar matahari sangat bagus untuk membunuh virus.”

“Virus dapat tetap utuh pada suhu 4 0C – 10 0C dalam jangka waktu yang lebih lama,”. “Tetapi pada suhu 30 0C akifitas virus menurun tajam. Dan COVID-19, termasuk SARS Cov dan MERS tidak menyukai kelembaban tinggi,” kata Nicholls.

Penggunaan Sinar Matahari Untuk Melawan Penularan Virus Corona dapat dilakukan dengan cara :

  1. Membiarkan cahaya matahari masuk sebanyak-banyaknya ke dalam berbagai ruangan di rumah Anda.
  2. Jemur pakaian langsung di bawah matahari.
  3. Berjemur beberapa saat di bawah matahari sekitar pukul 8.00 – 10.00.
  4. Jemur secara berkala barang-barang di bawah matahari.
  5. Jika ingin melakukan pertemuan, disamping menggunakan masker, sebaiknya lakukan hal ini di ruangan terbuka dan tersinari oleh matahari.
  6. Hindari pertemuan di ruang gelap tertutup dan di malam hari.

Sinar UV adalah radiasi elektromagnetik dengan panjang gelombang lebih pendek dari cahaya tampak tetapi lebih panjang dari sinar-X.

UV kemudian dapat dipisahkan dalam berbagai rentang, dimana ultraviolet gelombang pendek (UVC) sangat efektif digunakan membunuh kuman dan virus. Temuan UVC membuat dunia kedokteran berkembang, dimana alat ini banyak digunakan dalam rumah sakit.

Panjang gelombang antara UVC sekitar 200 nm dan 300 nm dan sangat mudah diserap oleh asam nukleat. Energi yang diserap dapat menyebabkan cacat termasuk dimer pirimidin.

Dimer ini dapat mencegah replikasi atau dapat mencegah ekspresi protein yang diperlukan, yang mengakibatkan kematian atau inaktivasi organisme.