Penyebaran virus corona bisa dihambat dengan berbagai cara. Salah satunya menggunakan alat penyaring udara.

Menangkal virus corona menggunakan penyaring udara bisa dilakukan di rumah-rumah atau ruangan kantor. Virus ini menular dengan berbagai cara ; lewat udara, terbawa melalui benda padat yang kemudian masuk ke rongga pernafasan. Udara memegang peranan besar dalam penularan virus corona.

Virus memiliki ukuran yang sangat kecil, dibawah 1 mikrometer. Adapun coronavirus, ukurannya diperkirakan sekitar 100 nm (nanometer). Jika dikonversikan ke meter, maka 100 nm = 10-7 meter. Saking kecilnya, virus tidak bisa diamati oleh mikroskop biasa.

Membasmi virus bisa dilakukan dengan 3 cara, yaitu :

  1. Menyaring virus agar tak melewati saringan yang lebih kecil dari ukuran diameternya. Artinya menangkal virus corona menggunakan penyaring udara.
  2. Memanaskan benda yang dicurigai mengandung virus. Virus corona baru bisa mati (non-aktif) jika mengalami pemanasan di atas 65 0C.
  3. Menggunakan bahan kimia yang bisa me non-aktifkan virus.

Artikel ini mengulas point 1 di atas, yaitu menggunakan penyaring udara sebagai alat untuk penyaring virus. Masker adalah salah satu dari jenis penyaring udara. Penyaring udara lainnya adalah alat yang memang digunakan untuk menyaring udara.

Alat penyaring udara dalam bahasa Inggris disebut “Air Purifier”, yang menyaring partikel-partikel padat yang berterbangan di udara.

Secara visual dan kasat mata, Anda pasti sering melihat debu dan kotoran yang menempel di kipas angin. Meskipun debu dan kotoran jauh lebih halus dibanding jaring kipas angin, namun sebagian dari mereka tetap saja terjebak di jaring kipas angin.

Atau jika Anda memiliki AC, dalam beberapa waktu saringan udara di AC akan penuh dan menyebabkan terjadinya penyumbatan udara. Sirkulasi udara menjadi sulit yang menjadikan suhu ruangan menjadi panas. Saat indoor AC dibuka, Anda menemukan saringan yang sudah penuh dengan debu yang sangat halus.

Penyaring udara sangat tepat digunakan di ruangan tertutup atau sedikit terbuka. Penyaring udara berfungsi menangkap debu-debu sangat halus, termasuk kuman dan virus.

Di pasaran sudah banyak tersedia alat penyaring udara (air purifier) yang digerakkan oleh tenaga listrik. Harga pun bervariasi antara satu produk dengan produk lainnya.

Menangkal virus corona menggunakan penyaring udara harus memperhatikan beberapa hal, namun yang terpenting adalah ukuran lubang saringan yang harus sekecil mungkin.

Untuk memilih alat penyaring udara yang tepat buat Anda, ikuti beberapa tips berikut :

  • Konsumsi listrik yang digunakan. Variabel listrik perlu dipertimbangkan, karena pertambahan alat akan menaikkan pengeluaran untuk listrik.
  • Kapasitas output udara. Kapasitas output menentukan banyaknya udara yang tersaring dalam waktu tertentu. Makin besar kapasitas suatu “Air Purifier”, makin banyak kotoran yang tersaring.
  • Suara mesin berisik atau tenang. Suara mesin penggerak (kipas) dari berbagai tipe penyaring udara berbeda-beda.
  • Ukuran diameter saringan udara. Makin kecil ukuran diameter saringan suatu alat makin mampu alat tersebut digunakan untuk menyaring virus.
  • Alat terbaik adalah alat yang telah memiliki HEPA Filter.

Filter HEPA (High Efficiency Particulate Air) mampu menyaring partikel padat yang berukuran hingga 300 nm.

Virus berukuran antara 20 nm – 999 nm. Diameter filter HEPA mampu menyaring partikel berukuran nano.

Ada beberapa merek “air purifier” yang telah dijual di pasaran, antara lain ; Daikin, Panasonic, Sharp, Hitachi, dan sebagainya.

Penggunaan Air Purifier sebagai penyaring udara di dalam ruangan memang tidak menjamin Anda tak tertular virus.

Namun setidaknya, sama seperti masker, penyaring udara mampu menurunkan resiko tertular virus. Tambahan lain adalah Anda mendapat suplai udara yang bersih dan bebas dari kuman.

Menangkal virus Corona di udara bisa dilakukan dengan 2 cara ; menyemprotkan zat kimia pembunuh virus, atau menyaring virus di udara menggunakan “Air Purifier”.