Categories
Cara Membuat Berbagai Disinfektan Virus Corona Kesehatan Virus Corona

Cara Membuat Disinfektan Virus Corona Dari Formalin

Cara membuat disinfektan virus corona dari formalin perlu diketahui, dikarenakan makin sulitnya menemukan disinfektan yang ampuh di pasaran. Formalin adalah salah satu disinfektan yang sangat kuat untuk mematikan virus dan kuman, termasuk virus COVID-19 atau yang sekarang berganti nama menjadi SARS-Cov2.

Tak seperti disinfektan kaporit yang telah diulas pada artikel ; https://bestekin.com/2020/03/15/membuat-cairan-pembunuh-virus-corona-dari-kaporit/, formalin tak bersifat korosif. Jadi proses pembuatan dan penggunaan bahan kimia ini bisa dilakukan menggunakan bahan-bahan logam atau kombinasi bahan logam dan non-logam.

Penggunaan Formalin Secara Umum

Formalin secara luas digunakan dalam dunia kedokteran dan peternakan. Dalam kedokteran, formalin digunakan sebagai agen pembalseman, untuk melestarikan spesimen anatomi, dan secara historis telah digunakan untuk mensterilkan instrumen bedah, terutama ketika dicampur dengan etanol. (sumber).

Formalin adalah sterilant dingin yang secara efektif membunuh semua mikroorganisme, termasuk spora dan virus jenis apapun. Untuk membunuh virus dan mikroorganisme, penggunaan formalin harus memperhatikan konsentrasi yang tepat dan diberi waktu kontak yang mencukupi.(sumber)

Formalin adalah nama lain dari formaldehide yang dicairkan menggunakan air. Formaldehyde sendiri dalam suhu kamar memiliki fase gas. Artinya, formalin adalah formaldehyde yang larut dalam air. Formaldehyde digunakan sebagai desinfektan dan sterilisasi baik dalam bentuk cair maupun gas.

Formaldehida lebih banyak dijual dan digunakan dalam bentuk larutan berbasis air yang disebut formalin, yang merupakan formaldehida berkonsentrasi 37%. Artinya, larutan formalin 100% setara dengan formaldehida berkonsentrasi 37%.

Larutan formalin adalah pembunuh bakteri, tuberculocide, fungisida, virucide dan sporisida. Formalin harus ditangani dengan hati-hati, karena bersifat karsinogen.

Formalin adalah larutan disinfektan yang murah dan stabil dengan umur simpan yang panjang.

Mekanisme Kerja Formalin

Formaldehyde menonaktifkan mikroorganisme dengan cara alkilasi kelompok amino dan sulfhidral dari protein dan cincin atom nitrogen dari basa purin.

Memvariasikan konsentrasi larutan formaldehida dan air menghancurkan berbagai mikroorganisme. Inaktivasi virus polio dalam 10 menit membutuhkan konsentrasi formalin 8%, tetapi semua virus lain yang diuji bisa mati dengan cairan formalin berkonsentrasi 2%.

Untuk mencapai inaktivasi virus yang memadai, diperlukan waktu kontak minimum 2 jam bagi larutan formalin yang berkonsentrasi 2%.

Cara Membuat Disinfektan Virus Corona Dari Formalin

Formalin tersedia luas di pasaran. Anda bisa memperoleh zat kimia ini di beberapa toko kimia, di toko-toko yang menjual alat pertanian dan peternakan (misalnya alat-alat untuk peternakan ayam).

Di pasaran, formalin dijual dalam konsetrasi yang bervariasi. Mulai dari formalin konsentrasi 4%, hingga formalin berkonsentrasi 50%.

Untuk membuatnya menjadi disinfektan yang efektif membunuh virus, diperlukan formalin berkonsentrasi minimum 2%. Namun konsentrasi yang efektif adalah antara 3 % – 4%.

Cara membuat formalin konsentrasi 4%.

  • Lihat konsentrasi formalin yang Anda miliki. Apakah 6%, 20% dan sebagainya. Dalam hal ini kita akan mencontohkan cara menurunkan konsentrasi formalin dari 10% menjadi 4%.
  • Untuk membuat cairan formalin dari konsentrasi 10% ke 4%, Anda menggunakan faktor pembagi 10 /4 = 2,5, yang dijadikan sebagai faktor perkalian dalam penambahan air. Misalnya Anda akan menggunakan 1 liter formalin 10%. Volume air yang ditambahkan harus 2,5 liter, yaitu dari 1 x 2,5 = 25 liter.
  • Aduk campuran larutan formalin + air secara merata. Anda bisa menggunakan logam atau plastik sebagai pengaduk dalam proses ini.
  • Untuk mendapat kestabilan jangka panjang, Anda bisa menambahkan larutan metanol 90% sekitar 10 ml sebagai penstabil formalin encer yang telah dibuat.
  • Sebelum digunakan, simpan larutan formalin di dalam botol atau jeriken plastik, dan tutup rapat-rapat.

Penanganan Formalin

 Menelan formalin bisa berakibat fatal. Orang yang tewas karena mengkonsumsi miras oplosan adalah salah satu contoh dari orang yang keracunan formalin. Miras oplosan mengandung metanol (metil alkohol) yang ketika bereaksi dengan udara akan menghasilkan formalin.

Saat formalin disemprotkan ke udara sebagai desinfektan, beberapa saat kemudian air dan formaldehyde menguap menjadi gas. Gas ini bisa mengiritasi mata dan memiliki bau menyengat. Sarung tangan harus selalu dipakai saat memegang formaldehyde untuk mencegah dermatitis dan sensitivitas alergi.

Ruangan harus berventilasi baik. Percikan apa pun harus diminimalkan. Pelindung wajah memberikan perlindungan total pada wajah. Minimal, pelindung mata (kacamata) harus dipakai saat menangani formalin.

Cara Menggunakan Formalin Sebagai Disinfektan Virus Corona COVID-19.

Formalin digunakan secara luas sebagai disinfektan yang sangat ampuh. Keampuhan formalin ini membuatnya digunakan dalam dunia kedokteran dan peternakan, serta sebagai alat fumigasi dalam proses pengiriman kontainer.

Untuk mengetahui cara penggunaan formalin sebadai disinfektan, Anda bisa membacanya pada link https://bestekin.com/2020/03/19/menggunakan-formalin-sebagai-disinfektan-virus-corona/

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *