Categories
Kesehatan Tubuh Manusia Tips Perawatan Alat Rumah Tangga

Menggunakan Formalin Sebagai Disinfektan Virus Corona

Menggunakan formalin sebagai disinfektan virus corona membutuhkan cara yang tepat agar aman dan bisa membunuh virus hingga 100%. Formalin adalah jenis disinfektan yang sangat kuat, yang bisa membunuh semua mikroorganisme dan seluruh jenis virus.

Namun penggunaan formalin untuk membunuh virus membutuhkan konsentrasi minimum dan waktu optimum yang diperlukan.

Formalin adalah versi cair dari formaldehida.

Pada artikel sebelumnya,  https://bestekin.com/2020/03/19/cara-membuat-disinfektan-virus-corona-dari-formalin/, telah diajarkan bagaimana membuat formalin sebagai disinfektan untuk pembunuh virus.

Agar efektif membunuh virus hingga 99,9%, formalin yang digunakan harus memiliki konsentrasi minimum 2%, dan optimum 4%.

Untuk menggunakan sebagai disinfektan, dibutuhkan beberapa peralatan pelindung tubuh sebagai berikut :

  • Kacamata, yang melindungi mata dari percikan zat ini, baik di saat pembuatan maupun di saat penggunaan.
  • Masker udara. Gunakan masker udara yang rapat, seperti masker N95.
  • Sarung tangan karet. Formalin, jika terkena kulit dalam waktu yang lama, dapat menyebabkan kanker kulit.
  • Sepatu atau alas kaki yang rapat. Saat disemprotkan, formalin juga membasahi lantai.

Peralatan dalam penyemprotan sebagai berikut :

  • Alat semprot hama. Alat ini bisa ditemui di toko-toko yang menjual alat pertanian. Semua jenis alat penyemprot hama bisa digunakan untuk menyemprotkan formalin ke seluruh ruangan.
  • Air tawar sebagai pembilas dan pencuci tangan.
  • Sabun mandi untuk membersihkan tangan dan tubuh setelah penyemprotan.
  • Lembaran plastik. Plastik diperlukan untuk menutupi ventilasi udara agar formalin dapat efektif mematikan semua kuman dan virus.
  • Lembaran plastic wrapping. Plastic wrapping digunakan untuk membungkus makanan dan bahan-bahan makanan dengan rapat, agar terhindar dari cairan formalin.

Cara menggunakan formalin sebagai disinfektan virus corona dibagi menjadi 3 tahap, yaitu :

  1. Proses persiapan sebelum penyemprotan.
  2. Proses penyemprotan.
  3. Proses setelah penyemprotan.

Proses persiapan sebelum penyemprotan

  • Masukkan sejumlah volume formalin ke dalam alat semprot hama, yang disesuaikan dengan luas dan volume ruangan yang akan disemprot.
  • Tutup semua ventilasi  dengan rapat. Celah-celah bisa ditutup menggunakan lembaran plastik yang di lakban.
  • Masukkan makanan ke tempat tertutup, termasuk bahan-bahan makanan. Anda bisa menggunakan kulkas atau lemari yang tertutup rapat.
  • Gunakan masker dan peralatan pengaman lainnya.

Proses penyemprotan

  • Lakukan penyemprotan secara urut  dari satu ruangan ke ruangan lain. Ini dimaksudkan agar Anda terhindar dari paparan cairan formalin melalui kulit dan pernafasan.
  • Semprot bagian atas terlebih dahulu (plafon ruangan), dinding, dan ruang udara, dan lantai.
  • Penyemprotan dilakukan secara mundur. Artinya, Anda bergerak mundur agar terhindar dari cairan dan uap formalin.
  • Semprot juga berbagai peralatan rumah tangga selain makanan.
  • Lakukan penyemprotan secara menyeluruh dan teliti.

Proses setelah penyemprotan

  • Setelah selesai menyemprot menggunakan formalin, Anda segera keluar ruangan, dan tutup pintu ruangan dengan rapat dari luar.
  • Biarkan kontak formalin dengan mikroorganisme dan virus selama 2 – 4 jam.
  • Setelah 4 jam, buka ruangan secara bertahap, termasuk ventilasi udara.
  • Biarkan ruangan terbuka selama 4-6 jam, agar sebagian besar sisa formalin menguap keluar dari ruangan atau rumah Anda. Anda juga bisa menggunakan kipas angin atau exhaust fan untuk mengusir semua sisa-sisa formalin.
  • Mandi dan cuci semua bagian tubuh.
  • Khusus untuk makanan dan bahan makanan, Anda baru bisa mengeluarkan mereka setelah 8 jam selesainya penyemprotan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *