Artikel ini menjelaskan bagaimana memanfaatkan 4 kelemahan SARS-Cov2, yang selanjutnya digunakan untuk membasmi mereka.

Memanfaatkan Kelemahan Virus Corona SARS-Cov2 digunakan untuk memusnahkan virus ini dari sekitar Anda.

Beberapa kelemahan virus SARS-Cov2 sebagai berikut :

  1. Memiliki bungkus yang terbuat dari lemak (lipid).

Virus corona SARS-Cov2 adalah jenis “enveloped virus”, yaitu virus yang memiliki bungkus di bagian luar.

Kita bisa bayangkan ini seperti hewan laut atau sungai yang memiliki cangkang. Katakanlah seperti ilustrasi “kerang”. Jika cangkang dari kerang rusak atau hancur, dapat dipastikan kerang akan segera mati.

Lapisan luar dari virus corona berupa “lipid” atau lemak. Jadi semua bahan kimia yang bisa melarutkan lemak dapat dipakai untuk membasmi virus corona.

  1. Mudah mati pada suhu di atas 25 0C dan kelembaban tinggi.

Virus corona merupakan mahluk hidup, yang hanya terdiri dari lemak dan protein. Virus corona SARS-Cov yang telah diteliti 10 tahun sebelum pandemi ini, memiliki watak yang tahan hidup dalam suhu dan kelembaban rendah. Ini yang menjadi alasan mengapa virus ini sangat mudah menular dan mematikan di wilayah-wilayah sub-tropis dan wilayah beriklim dingin.

Di Amerika Serikat, penyebaran dan tingkat kematian tertinggi berada di negara bagian paling utara, dan menurun di wilayah negara bagian selatan, yang lebih dekat dengan khatulistiwa.

Suhu optimal ketahanan virus di luar tubuh antara 4 0C hingga 25 0C. Di atas 25 0C, virus corona sulit berkembang, dan waktu hidupnya pun menjadi lebih singkat.

Pada suhu 56 0C, virus corona akan mati dengan sendirinya.

  1. Virus corona SARS-Cov2 akan mati pada pH di atas 12, dan pH di bawah 2.

Kelemahan lainnya, virus corona akan mati pada pH di atas 12. Virus ini pun dipastikan mati jika berada di larutan yang memiliki pH di bawah 2.

  1. Virus SARS-Cov2 mudah mati jika menempel di lapisan logam tembaga dan paduannya.

Sebaliknya, virus corona lebih tahan hidup di permukaan logam baja anti karat (stainless steel) dan logam-logam lainnya.

Memanfaatkan Kelemahan Virus Corona SARS-Cov2

Dari 4 Kelemahan Virus Corona SARS-Cov2 di atas, kita bisa menghancurkannya dengan cara sebagai berikut :

  • Mengganti warna cat di luar rumah, dengan cat warna hitam. Cat hitam mampu menaikkan suhu permukaan hingga 70 0C – 80 0 Akibatnya, virus yang menempel pada dinding atau halaman pada pagi hingga sore hari dipastikan menjadi inactive atau mati dengan sendirinya. Mengganti cat dengan warna hitam adalah cara jitu membasmi virus corona di sekitar tempat tinggal.
  • Mengganti warna cat di atap rumah. Perubahan warna cat di atap menaikkan suhu dan kelembaban di dalam rumah. Kelembaban di atas 50%, apalagi hingga 95%, akan dengan cepat menyebabkan inactive nya virus. Cara ini bisa menaikkan suhu ruangan lebih dari 3 0C dari suhu normalnya.
  • Menyiram halaman dan dinding luar rumah menggunakan kapur bakar (CaO) yang telah dibasahi oleh air. pH dari kapur yang telah diairi sebesar 12-14.
  • Menyiram bagian luar dari rumah setiap hari menggunakan larutan soda api.

  • Lemak larut dalam semua jenis sabun dan deterjen. Penyiraman bagian luar rumah bisa juga dilakukan menggunakan cairan deterjen atau sabun cair.
  • Lemak dan protein hancur seketika saat terpapar gas klorin. Termasuk juga dengan virus corona COVID-19. Kelemahan ini bisa kita manfaatkan dengan penggunaan larutan sodium hypochlorite (NaOCl) atau bisa menggunakan kaporit (Ca(OCl)2).
  • Lemak dan protein mudah rusak dan larut dalam beberapa jenis pelarut organik. Semua jenis alkohol bisa digunakan untuk mematikan virus corona.
  • Gunakan pakaian berwarna hitam pekat di siang hari saat Anda bepergian ke luar rumah. Pakaian warna hitam menangkap panas. Virus corona yang menempel di pakaian hitam memiliki umur yang singkat dibanding pakaian berwarna atau pakaian putih.
  • Virus corona SARS-Cov2, seperti virus-virus lainnya, mudah mati jika menempel di logam tembaga dan paduannya. Virus ini kuat hidup beberapa hari di lapisan luar logam baja anti karat (stainless steel). Oleh karena itu ganti semua pegangan pintu yang terbuat dari stainless steel atau aluminium dengan tembaga atau kuningan.
  • Penggunaan tembaga dan paduannya sebaiknya diperluas di rumah sakit yang menangani penderita virus corona. Ganti peralatan medis yang terbuat dari stainless steel dengan peralatan yang terbuat dari tembaga atau kuningan.
  • Jika tak memiliki cat warna hitam, Anda bisa menggunakan kapur sebagai pengganti (Ca(OH)2) cat dinding.
  • Memanaskan makanan dan minuman sebelum dimakan.
  • Mencuci peralatan makan sebelum digunakan. Mencuci peralatan makan bisa dilakukan menggunakan sabun atau air panas.