Setelah mempersiapkan berbagai peralatan yang diperlukan, pada tutorial pemurnian emas menggunakan aqua regia, persiapan bahan kimia juga harus dilakukan.

Pemurnian Emas Menggunakan Aqua Regia 2 merupakan lanjutan dari “Pemurnian Emas Menggunakan Aqua Regia“.

III.2. Bahan Kimia Yang Dibutuhkan untuk pemurnian emas menggunakan aqua regia.

Pemurnian emas yang dilakukan menggunakan air raja membutuhkan penggunaan beberapa jenis bahan kimia. Bahan-bahan kimia yang akan digunakan diuraikan di bawah ini :

  1. Asam nitrat pekat. Senyawa kimia ini memiliki rumus kimia HNO3. Dalam bahasa Inggris, asam nitrat disebut dengan nama Nitric Acid. Proses klorinasi sebaiknya menggunakan bahan baku asam nitrat teknis, yaitu asam nitrat yang memiliki konsentrasi 68%.
  2. HCl pekat / HCl teknis. Nama dagang HCl adalah asam klorida, atau muriatic acid. HCl teknis biasanya memiliki konsentrasi 32% – 36 %. Konsentrasi HCl bisa turun karena sifat dari larutan ini yang deliquescence.
  3. Garam ferro sulfat (FeSO4) atau ferro klorida (FeCl2). Garam ini mudah diperoleh di took-toko kimia. Fero sulfat/klorida berfungsi mereduksi ion emas menjadi logamnya.
  4. Garam sodium metabisulfite. Sodium metabisulfite memiliki rumus kimia Na2S2O5. Senyawa ini juga berfungsi sebagai reduktor ion emas.
  5. Garam HN4Cl (ammonium klorida / ammonium chloride). Garam ini berfungsi mendeteksi adanya cemaran ion logam platina di dalam logam yang telah terlarut dalam air raja.
  6. Urea, yang berfungsi untuk proses denitrifikasi.

  7. NaCl (garam dapur). Seperti halnya proses pemurnian emas menggunakan asam nitrat, salah satu dari rangkaian proses pemurnian emas menggunakan klorinasi juga membutuhkan larutan NaCl, yang digunakan setelah selesainya tahap pemurnian emas. NaCl digunakan untuk memisahkan unsur perak dari unsur-unsur klimia larut lainnya. NaCl yang baik haruslah garam yang memiliki kadar NaCl yang cukup tinggi. Oleh karena itu, disarankan anda menggunakan NaCl dari garam industri.
  8. Aquadest sebagai pengencer air raja.
  9. NaOH atau soda api. Soda api digunakan pada proses substitusi senyawa tak larut perak klorida menjadi perak oksida.
  10. Borax digunakan pada proses peleburan logam emas dan perak. Borax berfungsi sebagai fluks selama berlangsungnya peleburan. Sifat borax yang oksidator membuat lelehan emas atau perak menjadi bersih dan terhindar dari kontaminasi logam-logam lain yang sebelumnya masih ada menyertai emas dan perak. Biasanya logam-logam kontaminan antara lain tembaga dan timbal. Jenis unsur kimia lainnya adalah jenis metalloid seperti stibium, arsenic, dan tellurium. Kontaminan yang sedikit dapat dengan mudah dioksidasi oleh borax.
  11. Ca(OH)2 atau kapur masak. Senyawa kimia ini berfungsi sebagai penetralisir cairan kimia yang terkena bagian-bagian tubuh kita, terutama cairan yang terpercik saat dilakukannya proses kimia. Ca(OH)2 atau kalsium hidroksida juga digunakan untuk menetralisir pH air limbah, khususnya sebelum dilakukan proses sulfidasi cairan logam.
  12. Sodium sulfida atau Na2 Senyawa kimia ini berfungsi menetralisir limbah cair yang akan dibuang. Limbah cair hasil dari proses klorinasi mengandung ion-ion logam ikutan, yang sebagian diantaranya berbahaya terhadap lingkungan. Penetralan limbah sangat diperlukan, agar limbah yang dibuang telah aman terhadap lingkungan.

Halaman sebelumnya :

Pemurnian Emas Menggunakan Aqua Regia

 

Lanjutan dari “Pemurnian Emas Menggunakan Aqua Regia 2″ :

Pemurnian Emas Menggunakan Aqua Regia 3

Pemurnian Emas Menggunakan Aqua Regia 4

Pemurnian Emas Menggunakan Aqua Regia 5

Pemurnian Emas Menggunakan Aqua Regia 6

Pemurnian Emas Menggunakan Aqua Regia 7