Proses pelarutan emas menggunakan aqua regia tak bisa dilakukan dalam wadah yang terbuat dari logam.

Pemurnian Emas Menggunakan Aqua Regia 4 merupakan halaman lanjutan dari “Pemurnian Emas Menggunakan Aqua Regia 3“.

III.3.2. Pelarutan Bullion Emas Menggunakan Air Raja

  1. Masukkan air raja ke media reaksi yang terbuat dari kaca tahan panas (kaca pyrex). Media reaksi sebaiknya berupa beaker glass yang tahan api. Beaker glas yang digunakan sebaiknya terhubung melalui pipa kaca ke media air, untuk menyuling gas yang keluar dari media kaca. Gas yang keluar selama berlangsungnya reaksi kimia sangat beracun, pengamanan maksimal sangat dibutuhkan.
  2. Masukkan bullion emas yang akan dimurnikan ke dalam beaker yang telah diisi oleh air raja.
  3. Panaskan media reaksi (beaker glass) di atas kompor pemanas gas atau kompor listrik. Jika menggunakan pemanas gas, lapisi bagian bawah dari beaker glass dengan kawat kasa yang dilapisi oleh asbes. Atur panas dari kompor, dan jangan menggunakan panas yang berlebihan.
  4. Emas yang masuk ke air raja bereaksi lambat pada suhu kamar, reaksi meningkat saat panas dinaikkan. Panas yang terlalu tinggi akan menyebabkan kemungkinan potensi menguapnya sebagian kecil dari larutan emas.
  5. Reaksi kimia pelarutan emas bisa dilihat secara visual, berupa keluarnya gelembung-gelembung dari sekitar bullion, dan warna asap yang kuning kecoklatan. Reaksi dianggap selesai saat uap yang keluar berwarna putih.
  6. Jika reaksi selesai, matikan pemanas dan biarkan sekitar 10 menit hingga beaker glass dan cairan di dalamnya menjadi dingin.
  7. Tuangkan cairan ke wadah tersendiri yang terbuat dari kaca atau plastik.
  8. Jika masih ada sisa bullion emas di media reaksi, tambahkan kembali air raja, ulangi  kembali proses (7) hingga (13).
  9. Jika stok air raja telah habis namun masih ada sisa bullion emas di media reaksi, lakukan kembali proses (1) hingga (13), hingga tak tersisa logam emas di media pereaksi.

Hasil pelarutan emas menggunakan air raja adalah larutan emas yang berwarna agak merah terang. Ada kemungkinan ditemukan sedikit lumpur putih yang merupakan endapan perak I klorida.

Untuk memisahkan endapan perak I klorida dari larutan emas, lakukan penyaringan menggunakan kertas saring.

Setelah semua cairan emas tersaring, tersisa sedikit endapan lumpur perak I klorida di kertas saring. Sisa cairan emas masih menempel di kertas saring, bersama-sama dengan lumpur perak I klorida.

Sisa cairan yang menempel di kertas saring selanjutnya dibilas menggunakan semprotan air, sehingga lumpur perak klorida yang menempel di kertas saring terbebas dari sisa-sisa cairan emas.

Halaman sebelumnya :

Pemurnian Emas Menggunakan Aqua Regia

Pemurnian Emas Menggunakan Aqua Regia 2

Pemurnian Emas Menggunakan Aqua Regia 3

Untuk melanjutkan dari halaman ” Pemurnian Emas Menggunakan Aqua Regia 4” :

Pemurnian Emas Menggunakan Aqua Regia 5

Pemurnian Emas Menggunakan Aqua Regia 6

Pemurnian Emas Menggunakan Aqua Regia 7