Setelah proses penentuan kadar emas yang optimum selesai, proses selanjutnya adalah pelarutan logam emas dalam asam nitrat.

Pemurnian Emas Menggunakan Asam Nitrat 5 adalah lanjutan dari halaman 4, yang bisa dibaca disiniPemurnian ini populer disebut “cukim“.

II.4.2. Proses Nitrifikasi (Pemurnian Emas Menggunakan Asam Nitrat 5)

Proses pelarutan bullion menggunakan asam nitrat akan mengeluarkan gas NO2 sebagi ekses dari reaksi oksidasi dan pelarutan logam-logam selain emas. Oleh karena itu, perlu dilakukan beberapa tindakan pengamanan terhadap bahaya gas dan cairan HNO3 teknis yang digunakan.

Alat-alat yang perlu dipersiapkan untuk pemurnian emas menggunakan asam nitrat sebagai berikut :

1. Beaker glass pyrex yang tahan api.

Besar (volume) gelas disesuaikan dengan berat dan besar bullion yang akan dimurnikan.

2. Jika tak terbiasa dengan pyrex, anda bisa menggunakan peralatan panci stainless, minimal berseri 304. Stainless seri 316 memiliki daya tahan yang jauh lebih baik.  Jangan menggunakan panci galvanis, karena galvanis bukanlah panci stainless, namun hanya pelapisan satinless di kulit luar plat logam besi.

3. Kompor pemanas. Gunakan kompor pemanas yang sangat aman. Luapan buih cairan (seandainya sampai meluap) bisa menyebabkan korosi cepat pada kompor, yang bisa membahayakan keselamatan. Sebaiknya menggunakan kompor listrik, yang memiliki resiko kecil terhadap kebakaran.

4. Sarung tangan karet dan masker pelindung pernafasan. Gunakan sarung tangan karet tebal dan panjang, dan masker karbon. Masker karbon setidaknya mampu mengurangi cemaran gas NO2 yang masuk ke tubuh melalui pernafasan.

5. Penjepit stainless steel panjang, dan tuas penjepit. Aalat-alat ini diperlukan agar jarak antara kompor dan pelaksana relatif jauh, sehingga lebih menjamin keamanan.

6. Exhaust fan dan cerobongnya. Exhaust fan berfungsi untuk menyedot udara dari atas beaker glass atau panci stainless, dan membuangnya ke cerobong atas.

7. Air dalam wadah yang dekat dengan tempat pemurnian emas. Air berfungsi untuk menetralisir segala kemungkinan negatif yang mungkin terjadi.

8. Sprayer air plastik, digunakan untuk pembilasan. Sprayer ini diisi oleh air aquadest (jangan gunakan air biasa atau air mineral).

9. Kertas saring. Kertas jenis ini bisa diperoleh di toko-toko kimia. Kertas saring berfungsi untuk memisahkan lumpur emas dari cairan yang larut.

10. Corong sebagai media penahan dari kertas saring. Gunakan corong kaca atau plastik.

11. Peralatan lain yang sekiranya mendukung dalam proses nitrifikasi dan pengamanan dalam proses tersebut.

Bahan-bahan kimia yang dibutuhkan untuk proses nitrifikasi sebagai berikut :

  1. Asam nitrat teknis konsentrasi 68%. Biasanya asam nitrat diberi wadah dari plastik jeriken HDPE. Oleh karena itu jangan gunakan wadah dari plastik botol air mineral. Penggunaan botol air mineral sangat berbahaya, karena bereaksi dengan larutan asam nitrat.
  2. Air aquadest (H2O murni) / air suling / potable water. Air aquadest berfungsi untuk pengenceran asam nitrat. Penggunaan air biasa bisa menyebabkan terjadinya penyimpangan reaksi, menjadi tak sesuai dengan keinginan.
  3. Air yang telah bercampur dengan kapur masak (CaO). Air kapur bertujuan untuk pengamanan jika sebagian dari tubuh bersentuhan dengan cairan HNO3.

Halaman sebelumnya :

Pemurnian emas menggunakan asam nitrat

Pemurnian Emas Menggunakan Asam Nitrat 2

Pemurnian Emas Menggunakan Asam Nitrat 3

Pemurnian Emas Menggunakan Asam Nitrat 4

Versi PDF (lengkap), klik disini.

Untuk melanjutkan ke halaman selanjutnya, klik di bawah ini :

Pemurnian Emas Menggunakan Asam Nitrat 6

Pemurnian Emas Menggunakan Asam Nitrat 7

Pemurnian Emas Menggunakan Asam Nitrat 8