Cincin titanium memiliki warna yang indah dan harga yang relatif murah dibanding cincin emas. Titanium saat ini identik dengan cincin. Ya, pemakaian titanium untuk perhiasan mulai banyak digemari, setelah sebelumnya logam ini lebih banyak digunakan untuk jam tangan.

Cincin Titanium

Cincin titanium adalah cincin perhiasan yang terbuat dari titanium. Komposisi sebenarnya dari perhiasan titanium bervariasi. Perhiasan titanium murni memiliki kadar kemurnian 99,2%.

Ada juga perhiasan campuran titanium 90%, aluminium 6%, dan vanadium 4%, yang memiliki warna dan tampilan yang lebih mewah. Perhiasan titanium campuran biasanya digunakan untuk pengikat permata, atau untuk dilapisi oleh logam-logam mulia seperti emas dan platina.

cincin titanium warna emas

Meskipun dicampur dengan logam-logam lain, tetap saja campuran ini dikatakan sebagai “perhiasan titanium”.

Perhiasan yang dibuat dari logam titanium merupakan salah satu trend modern dalam dunia perhiasan, yang tersedia secara luas di pasar sekitar tahun 1990-an. Cincin titanium memiliki beberapa sifat unik, antara lain :

  • Cincin ini biokompatibel (hipoalergenik). Ini artinya perhiasan berbahan titanium tidak menimbulkan alergi pada kulit otang yang sensitif terhadap beberapa jenis logam.
  • Ringan dan sulit untuk rusak. Titanium adalah logam yang sangat kuat dan ringan. Kekakuannya membuat logam ini sulit untuk patah, bengkok, atau titak mengalami perubahan bentuk akibat benturan dengan benda keras.
  • Tahan korosi. Titanium memiliki lapisan oksida yang sangat tipis dan rapat. Oksida titanium ini akan melindunginya dari berbagai zat kimia di udara dan air, karena memang kebal terhadap hampir semua zat kimia.

Harga perhiasan titanium

Biaya pembuatan cincin titanium bisa sangat tinggi. Ini disebabkan proses pembuatan logam titanium dari berbagai bijihnya membutuhkan proses yang mahal. Namun meskipun mahal, biaya produksinya masih jauh lebih murah daripada harga logam mulia lain, bahkan termasuk perak.

Proses pembuatan cincin titanium mahal, karena logam ini hampir tidak mungkin dibuat dengan menggulung atau menyolder dengan cara perak, emas, dan bahkan platinum.

Harga cincin titanium bervariasi, tergantung bentuk, warna, dan kerumitan pengerjaannya. Harga perhiasan titanium di situs-situs penjualan online diplot mulai dari puluhan ribu rupiah hingga berharga jutaan rupiah.

Tidak diketahui siapa pertama kali yang membuat titanium menjadi perhiasan. Cincin kawin titanium digunakan sebagai titik plot kecil dalam film fiksi ilmiah 1989 dan novel The Abyss. Titanium mulai muncul di pasar terbuka sekitar tahun 1990-an.

Sejak tahun 2000, perhiasan titanium mulai tersedia secara massal, dengan sebagian besar toko perhiasan online cenderung menjual cincin berbasis titanium sebagai bagian dari bisnis mereka.

cincin titanium warna perunggu

Proses Pembuatan Perhiasan berbahan Titanium

Perhiasan berbahan titanium dibuat menggunakan batang, tabung atau lembaran titanium padat. Logam dipotong menjadi bentuk dan ukuran cincin yang diinginkan. Logam dapat dikerjakan menggunakan peralatan yang sama dan melalui proses rekayasa yang mirip seperti pengerjaan stainless steel.

Teknik pembuatan dan pengerolan perhiasan yang terbuat dari logam mulia tidak bisa digunakan  untuk pembuatan perhiasan titanium. Perhiasan ini bisa juga dibuat melalui pengelasan dalam suasana lembam, misalnya menggunakan mesin las laser.

Sifat-sifat perhiasan titanium

Titanium telah menjadi populer sebagai bahan perhiasan karena berbagai sifat uniknya. Titanium biokompatibel (sering disebut sebagai hypoallergenic), atau tidak beracun bagi tubuh manusia. Demikian pula, perhiasan titanium tidak akan bereaksi yang menyebabkan pemakainya menderita alergi.

Logam ini sangat tahan terhadap korosi, termasuk air laut, aqua regia, klorin (dalam air), dan beberapa asam. Oleh karena itu perhiasan titanium adalah perhiasan praktis bagi mereka yang secara teratur berenang di lautan atau kolam yang diklorinasi.

Logam ini berbeda dengan beberapa logam perhiasan tradisional, seperti perak, kuningan, dan perunggu, yang cenderung korosi atau mengalami kerusakan.

Cincin titanium umumnya memiliki ketahanan terhadap kelelahan ( fatique) dan memiliki rasio kekuatan-terhadap-berat yang jauh lebih tinggi daripada kebanyakan logam lainnya.

Perhiasan berbahan logam titanium sulit, tetapi bisa diubah ukurannya. Perhiasan titanium sedikit lebih sulit untuk terputus dalam keadaan darurat dibanding cincin emas, karena kekerasannya sebanding dengan baja yang tahan terhadap penggergajian.