Uji coba APLASENTA di Malioboro sukses dilakukan, ditengah persiapan menghadapi era “New Normal”. New normal memerlukan peralatan yang mampu menjamin Anda terlindungi dari penularan virus corona via udara. Dan APLASENTA sanggup menghadirkan perlindungan 100%.

Berbeda dengan masker dan APD yang tak mampu memberikan perlindungan 100%, APLASENTA dibuat mirip dengan jaringan plasenta pada janin. Dengan sistem plasenta, udara yang masuk ke pernafasan dijamin murni, dan terbebas dari segala partikel non-udara.

Era new normal tanpa ditunjang oleh peralatan pengaman dari serbuan virus via udara, sangat riskan terhadap kemungkinan tertular virus corona.

Virus corona menular melalui udara. Social distancing, PSBB, hanya mengurangi resiko tertular virus ini. Namun penggunaan masker tidak mampu menjamin seseorang bisa terlindungi. Perlu alat pelindung yang mampu melindungi Anda dengan skala 100%. Konsep plasenta lah yang mampu menjawab tantangan corona.

Dari uji coba APLASENTA di Malioboro, terlihat bahwa alat ini mampu digunakan di luar dan di dalam ruangan. Tidak ada gangguan mobilitas dalam penggunaan APLASENTA.

Beberapa kekurangan masih terdapat pada alat, misalnya biaya produksi. Biaya produksi akan ditekan semurah mungkin, agar alat ini bisa digunakan oleh siapapun. Dari segi praktis, masih perlu peningkatan agar teknis pemasangan dan melepas alat menjadi semakin mudah.

Perbedaan APLASENTA dengan masker dan APD.

Uji Coba APLASENTA di Malioboro.

Dalam video di bawah ini, terlihat tanpa harus menerapkan PSBB dan social distancing. Ini karena kemungkinan virus corona masuk via aerosol pada orang yang menggunakan APLSENTA menjadi 0 %.

Perbedaaan APLASENTA dengan masker dan APD sangat jelas, dan tidak memiliki kesamaan sama sekali.

  • Masker bekerja menyaring udara, dengan manipulasi pada ukuran jaring udara. APLASENTA bekerja seperti plasenta, dengan suplai udara yang terpisah dari udara sekitarnya.
  • Penggunaan masker menyebabkan efek samping sesak nafas, dan dalam jangka panjang akan menyebabkan iritasi pada otot-otot pernafasan. Sedangkan APLASENTA menyajikan sistem pernafasan yang jauh lebih baik dari cara bernafas biasa. Penggunaan tekanan di atas atmosfer menyebabkan paru-paru termanjakan oleh asupan udara yang sangat bersih.
  • APD, dalam upaya penanggulangan corona, tak jelas fungsinya. Keanehan penggunaan APD, alat ini justru melindungi bagian-bagian tubuh yang tak penting bagi perlidungan terhadap virus corona. Sedangkan APLASENTA hanya melindungi bagian-bagian yang beresiko sebagai pintu masuk virus corona.