Larutan Asam Nitrat

Kegunaan Asam Nitrat

Ada puluhan kegunaan asam nitrat, namun larutan ini umumnya digunakan untuk bahan baku industri kimia, pabrik penghasil pupuk pertanian, dan pengolahan mineral tambang. Asam nitrat memiliki rumus kimia HNO3. Grade industri dari larutan kimia ini umumnya dijual dengan konsentrasi 68%, menggunakan jeriken yang terbuat dari HDPE yang terbungkus sangat rapat (segel).

Yang paling terkenal dari HNO3 adalah “air raja” atau aqua regia. HNO3 (nitric acid) digunakan sebagai bahan baku pembuatan air raja, melalui pencampuran 1 : 3 dengan asam klorida (HCl).

Asam nitrat (nitric acid) merupakan larutan asam sangat kuat, dan dapat merusak kulit tubuh jika terpercik olehnya. Oleh karena itu, penggunaan larutan ini harus dilakukan secara sangat hati-hati.

Larutan HNO3, baik yang berkonsentrasi teknis maupun encer, tak bisa disimpan menggunakan wadah plastik yang terbuat dari pp seperti kemasan untuk air mineral. Botol kemasan air mineral bereaksi dengan nitric acid, menyebabkan botol mengalami dekomposisi dan penggembungan, yang pada akhirnya bisa menyebabkan bahaya nagi keselamatan.

Kegunaan HNO3 dalam industri

Dalam industri elektrokimia, nitric acid digunakan sebagai agen doping kimia untuk semikonduktor organik, dan dalam proses pemurnian untuk bahan karbon nanotube.

Pada pabrik kayu untuk pembuatan furniture, HNO3 konsentrasi rendah (sekitar 10%), digunakan untuk menuakan usia pinus dan maple. Warna yang dihasilkan adalah abu-abu-emas yang sangat mirip lilin tua atau minyak kayu. Penggunaan larutan asam nitrat menyebabkan munculnya alur serat-serat kayu, yang mengesankan bahwa kayu yang digunakan memang sudah tua.

Pada pabrik stainless steel, asam nitrat digunakan untuk passivasi permukaan logam. Tujuannya agar permukaan stainless steel tahan terhadap oksidasi udara dan okidasi-oksidasi jenis lainnya.HNO3 sebagai salah satu bahan baku untuk pembuatan nilon, asam adipat, yang diproduksi dalam skala besar melalui oksidasi sikloheksanon dan sikloheksanol dengan asam nitrat.

Kegunaan HNO3 Untuk Industri Pertahanan

HNO3 adalah bahan baku untuk pembuatan TNT (tri-nitro-toluene), yang digunakan sebagai peledak (dinamit). Asam nitrat dalam konsetrasi sangat tinggi digunakan sebagai bahan baku pembuatan bahan bakar roket.

Kegunaan HNO3 Untuk Industri Metalurgi Mineral Non-ferrous

Asam nitrat merupakan pelarut universal, yang mampu melarutkan sebagian besar logam dan unsur-unsur kimia non logam.

Asam nitrat melarutkan perak menjadi perak nitrat, melarutkan tembaga dengan mudah, dan membuat bahan-bahan kimia seperti timbal nitrat dan sebagainya. Asam nitrat digunakan sebagai prekursor untuk pembuatan reagent perak, perak halida untuk kebutuhan fotografi.

Asam nitrat digunakan untuk pemurnian logam-logam mulia, yang bisa memisahkan emas dari perak, pemurnian emas, pemurnian perak, platina, paladium, dan sebagainya.

Kegunaan Asam Nitrat Untuk pembuatan pupuk pertanian

Asam nitrat digunakan sebagai bahan baku pembuatan berbagai jenis pupuk nitrogen, seperti pupuk potasium nitrat (KNO3). Disamping sebagai pupuk, KNO3 juga digunakan sebagai bahan peledak berdaya rusak rendah, dan untuk bahan baku pembuatan kembang api.

Proses Pembuatan Asam Nitrat

Cara pembuatan asam nitrat yang banyak dilakukan dalam industri umumnya menggunakan proses Ostwald. Proses ini memerlukan bahan baku amoniak cair, gas oksigen, dan air murni. HNO3 adalah larutan tak berwarna yang digunakan dalam pembuatan senyawa organik dan anorganik nitrat untuk pupuk, zat warna, bahan peledak, dan pengolahan logam mulia.

Asam nitrat paling sering diproduksi menggunakan proses Ostwald. Proses Ostwald mengubah amonia menjadi HNO3 yang melibatkan 2 tahapan proses.

Langkah pertama, amonia dioksidasi menggunakan oksigen untuk menghasilkan nitrogen dioksida. Pada tahap ke-2, nitrogen dioksida yang terbentuk diserap ke dalam air. Pada gilirannya ini membentuk asam nitrat.

Proses Ostwald merupakan metode umum yang digunakan sebagai cara pembuatan nitric acid.

Asam nitrat umumnya digunakan dalam pupuk dan obat-obatan, dan karena reaksi kimia dengan beberapa senyawa, nitric acid digunakan dalam bahan bakar roket dan bahan peledak seperti trinitrotoluene (TNT).

Amonia dikonversi menjadi HNO3 dalam 2 tahap. Zat ini dioksidasi oleh oksigen dengan bantuan katalis jaring platinum (yang merupakan paduan logam 90% platinum dan 10% rodium). Hasil dari reaksi ini adalah gas nitrogen monoksida dan uap air .

Reaksi ini dilakukan pada tekanan tinggi, menghasilkan panas karena berupa reaksi eksotermik. Panas yang tinggi menyebabkan naiknya tekanan antara 4-10 Atm:

4 NH3 (g) + 5 O2 (g) -> 4 NO (g) + 6 H2O (g)  (ΔH = −905.2 kJ/mol)      (i)

Reaksi di atas berlangsung pada suhu 600-800 oC.

Tahap dua meliputi dua reaksi dan dilakukan dalam peralatan penyerapan yang mengandung air. Awalnya oksida nitrat dioksidasi lagi menggunakan gas oksigen untuk menghasilkan nitrogen dioksida (reaksi ii). Gas ini mudah diserap oleh air, pada reaksi (iii) direaksikan dengan air, menghasilkan produk HNO3, dan gas nitrogen monoksida (NO).

2 NO (g) + O2 (g) -> 2 NO2 (g) (ΔH = −114 kJ/mol)     (ii)

 3 NO2 (g) + H2O (aq) -> 2 HNO3 + NO (g)     (iii)

Sisa gas NO pada reaksi iii selanjutnya di recycle kembali menjadi HNO3.