Pengolahan emas menggunakan sianida atau ekstraksi emas menggunakan sianida adalah proses ekstraksi atau pemisahan bijih emas dari batuannya (gold ores) menggunakan pelarut kalium / natrium sianida. Pelarut sianida berfungsi untuk melarutkan bijih emas sehingga bisa dipisahkan dari material padat lainnya, yang pada dasarnya merupakan zat ikutan yang bersifat pengotor.

Ekstraksi mineral emas menggunakan sianida merupakan suatu rangkaian proses kimia dan fisika yang dilakukan terhadap suatu ore atau raw material yang mengandung bijih emas, dengan hasil akhir berupa logam emas dan perak.

Ebook “Pengolahan Emas Menggunakan Sianida” disusun secara lengkap sesuai dengan rangkaian atau tahapan proses pengolahan  emas dengan sianida yang memenuhi kaidah ilmiah, teknis, dan yang terpenting adalah keekonomian.

 

DAFTAR ISI                                                                                                                                                           

I.Pendahuluan                                  

II.Pengenalan Kimia Dasar                                                           

II.1. Tabel Periodik Unsur Kimia

II.2. Struktur Atom dan Senyawa

II.3. Stoikiometri

II.4. Reaksi Kimia

II.3.1. Ikatan Ionik

II.3.2. Ikatan Kovalen

II.3.3. Ikatan Kompleks

II.3.4. pH

II.4. Reaksi Redoks

II.4.1. Potensial Elektroda

III.Sifat dan Ragam Reaksi Kimia Emas Dan Perak            

III.1. Perak

III.1.1. Sifat Fisika dan Kimia Perak

III.1.2. Reaksi Kimia Perak dan Asam Anorganik

III.1.2.1. Reaksi dengan HNO3 dan H2SO4

III.1.2.2. Reaksi dengan Air Raja (Aqua Regia)

III.1.3. Reaksi Perak Dengan Sianida

III.2. Emas

III.2.1. Sifat Fisika dan Kimia Emas

III.2.2. Reaksi Kimia Emas Dengan Air Raja

III.2.3. Reaksi Emas Dengan Sianida

IV.Jenis – jenis Batuan Mengandung Emas         

IV.1. Batuan Emas Primer (Sulfida Rendah)

IV.2. Batuan Sulfida Tinggi

IV.3. Batuan Oksida

IV.4. Batuan Berkarbon

Halaman 2