Pengolahan Limbah Elektronik 12

Pengolahan Limbah Elektronik 12 merupakan lanjutan dari page “Pengolahan Limbah Elektronik 11“. Anda bisa mulai membaca dari link “Pengolahan Limbah Elektronik”.

Suatu senyawa umumnya terdiri dari kumpulan kation dan anion, terutama senyawa yang terbentuk dalam ikatan kimia.

Unsur – unsur dari deret volta ketika mengalami ionisasi disebut sebagai kation. Kation dari tembaga adalah Cu+ dan Cu2+, kation dari perak Ag+, dan kation dari logam besi adalah Fe2+ dan Fe3+ (nilai +, 2+, 3+ menunjukkan jumlah elektron valensi, atau biasanya sering disebut sebagai bilangan oksidasi).

Kation terjadi akibat suatu atom, unsur, atau senyawa kehilangan elektron terluarnya. Kebalikan dari kation adalah anion. Anion adalah suatu atom, unsur, atau molekul yang mendapat donor elektron sehingga mengalami kelebihan elektron pada kulit terluarnya. Jenis-jenis anion antara lain Cl,O2-, SO42-, S2-, dan sebagainya.

Kation-kation bersifat asam dan anion basa. Senyawa kimia,khususnya dalam ikatan ion, terbentuk dari kation-kation dan anion-anion. Senyawa H2SO4 terbentuk dari kation H+ dan anion SO42-, senyawa timbal sulfida PbS yang terdapat dalam batuan galena terbentuk dari kation Pb2+ dan anion S2-.

Senyawa (garam) yang dibentuk dari unsur basa dan asam memiliki aturan baku dalam penentuan pasangannya.

Asam lemah cenderung berpasangan dengan basa lemah, asam yang lebih kuat berpasangan dengan basa yang lebih kuat juga, dan seterusnya.

Jika 2 atau lebih garam senyawa dicampurkan dalam larutan, maka aturan di atas dapat diterapkan untuk menentukan hasil reaksi yang terjadi.

4 AgNO3 (l) + 4 HCl (l)  ======> 4 AgCl (s) + 2 H2O (g)  + O2 (g)  + 4 NO2 (g)

Reaksi di atas jika diurai sebagai reaksi ion sebagai berikut :

4 Ag+ + 4NO3 + 4 H+ + 4 Cl  ======> 4 AgCl (s)  + 2 H2O (aq)  + O2 (g) + 4 NO2 (g)

Pada reaksi antara perak nitrat AgNO3 dan HCl, terjadi reaksi pertukaran ion disebabkan anion Cl adalah basa yang lebih lemah dari anion NO3, dan kation Ag+ merupakan asam yang lebih lemah dari kation H+. Hasil reaksi adalah endapan perak klorida putih AgCl. Anion NO3 dan kation H+ cenderung tereduksi menjadi gas NO2, O2, dan H2O sebagai hasil reaksi.

Untuk melanjutkan dari Pengolahan Limbah Elektronik 12 ke halaman berikutnya, silakan klik link di bawah ini :

Halaman 13