Pengolahan Limbah Elektronik 7

Pengolahan Limbah Elektronik 7 adalah lanjutan dari halaman “Pengolahan Limbah Elektronik 6”.

H2SO4 :

Berat Molekul ; H = 1 x 2, S = 32, O = 16,

BM H2SO4 = 1×2 + 32 + 16×4 = 98.

BJ H2SO4 = 1,85 kg/liter = 1850 kg / liter.

Molaritas H2SO4 = 1850/98 x 0,98 = 18,5 Molar

Molaritas H2SO4 98% = 18,5 M

Contoh soal :

Suatu  sodium  sianida  kadar  98%  seberat  7  gram  dilarutkan  dalam  air sebanyak 1 liter. Hitung molaritas sodium sianida tersebut.

Jawab :

Dari tabel susunan periodik unsur kimia dapat dihitung BM molekul NaCN ; BM NaCN = 23 + 12 + 14 = 49.

Mol NaCN = gram NaCN / BM NaCN = 7/49 = 1,42

Kandungan kemurnian NaCN = 98%, maka mol NaCN = 0,98 x 1,42 = 1,4 Molaritas NaCN = 1,4/1 = 1,4 M

Suatu larutan mengandung senyawa sodium thiosulfat 0,2 M. Hitung berat thiosulfat dalam 1 liter larutan tersebut.

Jawab :

Sodium thiosulfat memiliki rumus kimia Na2S2O3. Kristal mengandung unsur air, sehingga rumus kimianya kristalnya menjadi sodium thiosulfat pentahidrat Na2S2O3.5H2O.

BM Na2S2O3 = 2×23 + 2×32 + 3×16 = 158

Molaritas = mol/liter = berat unsur/BM= berat unsur / 158

1 liter                       1 liter

0,2 M x 1 liter x 158 = berat unsur = 31,6 gram

Jadi berat Na2S2O3 = 31, 6 gram

Akan tetapi kristal Na2S2O3 murni tak mungkin dibuat, sedangkan yang beredar di pasaran adalah kristal Na2S2O3.5H2O yang mengandung air, sehingga berat molekulnya menjadi :

BM Na2S2O3.5H2O = BM Na2S2O3 + BM 5H2O = 158 + 90 = 248

jika berat Na2S2O3 = 31,6 gram, maka berat Na2S2O3.5H2O menjadi ;

Berat Na2S2O3.5H2O = 248/158 x berat Na2S2O3 = (248/158) x 31,6 gram = 49,6 gram.

Untuk melanjutkan “Pengolahan Limbah Elektronik 7″ ke “Pengolahan Limbah Elektronik 8, silakan klik link di bawah ini :

Ke halaman 8