Pengolahan Limbah Elektronik 8 merupakan lanjutan dari isi kontenPengolahan Limbah Elektronik 7”.

Berat Jenis (Massa Jenis).

Perhitungan berat jenis sangat sering dilakukan saat proses pengolahan dilakukan. Berat jenis juga digunakan untuk menghitung tingkat kemurnian logam emas dan perak. Berat jenis adalah berat suatu benda pada volume tertentu. Satuan berat jenis adalah kg/liter, kg/dm3, gram/ml, gram/cm3. 1 cm3 = 1 ml = 1 cc, 1 dm3 = 1 liter = 1000 cm3 = 1000 ml = 1000 cc.

Jika disebutkan berat jenis lumpur = 1,3 , maka dapat diartikan berat 1 liter lumpur cair = 1,3 kg. Artinya 1 liter lumpur cair jika ditimbang memiliki berat 1,3 kg. Berat jenis logam emas murni = 19,3 , artinya dalam 1 liter logam emas, memiliki berat 19,3 kg, atau dalam 1 ml volume logam emas memiliki berat 19,3 gram. Berat jenis logam perak murni = 10,5 , dapat diartikan pada volume 1 liter logam perak memiliki berat 10,5 kg, atau 1 ml logam perak memiliki berat 10,5 gram.

II.4. Reaksi Kimia

Reaksi kimia adalah suatu proses perubahan struktur kimia dari suatu/beberapa atom/molekul/senyawa akibat adanya aksi fisika/kimia yang dilakukan terhadap atom/molekul/senyawa tersebut, sehingga terjadi aksi yang berlawanan dari unsur-unsur atau molekul-molekul tersebut. Aksi-aksi yang berlawanan dengan aksi pendahuluan inilah yang disebut reaksi kimia. Reaksi dapat terjadi dalam keadaan padat, cair maupun gas.

Ada beberapa istilah dalam reaksi kimia, antara lain ; kation dan anion, asam dan basa, reaksi pelarutan, reaksi pengendapan, reaksi substitusi, deret elektroda dan potensial ionisasi, reaksi reduksi dan oksidasi, dan sebagainya. Kation adalah suatu atom/molekul/senyawa yang melepaskan elektron terluarnya sehingga mengalami kekurangan elektron. Contoh kation ; Ca2+, Fe2+, Ag+, Au3+. Kebalikan dari kation adalah anion, yaitu suatu atom/molekul/senyawa yang mengalami kelebihan elektron pada kulit terluarnya. Contoh anion ; Cl, O2-, SO42-, NO3-, S2-.

Pelarutan adalah peristiwa reaksi kimia yang merubah suatu zat padat menjadi terlarut dalam pelarutnya. Dalam peristiwa ini susunan suatu zat pun mengalami perubahan struktur. Sebagai contoh, logam perak terlarut dalam larutan HNO3 menjadi garam perak AgNO3, tembaga larut dalam H2SO4 menjadi CuSO4.

Reaksi pengendapan adalah peristiwa pengendapan (presipitasi) suatu larutan kimia menjadi endapan yang tak larut. Dalam peristiwa ini pun terjadi perubahan susunan kimia dari zat yang diendapkan. Contohnya, larutan perak nitrat AgNO3 akan mengendap menjadi perak klorida AgCl jika ditambahkan larutan HCl encer atau garam dapur NaCl.

Ikatan kimia adalah ikatan antara beberapa unsur yang membentuk senyawa dengan identitas baru, yang berbeda sifat kimia maupun fisikanya dibanding sifat fisika dan kimia unsur-unsur pembentuknya. Ikatan kimia terjadi akibat adanya aksi dan reaksi kimia antar beberapa unsur atau molekul. Ikatan kimia terdiri dari beberapa jenis, antara lain ; ikatan ion, ikatan kovalen, ikatan kompleks.

Untuk melanjutkan ” Pengolahan Limbah Elektronik 8“, klik di sini