Pengolahan Limbah Elektronik

Ebook “Pengolahan Limbah Elektronik” ini mengajarkan praktek daur-ulang limbah peralatan elektronika, termasuk emas dan logam mulia lain yang ada di dalamnya.

Pengantar Pengolahan Limbah Elektronik

Seiring makin majunya ekonomi, peralatan elektronika menjadi salah satu kebutuhan utama untuk menunjang kehidupan. Peralatan-peralatan elektronika bekas, baik yang rusak ataupun karena memang sudah usang, kebanyakan saat ini dibuang begitu saja.

Padahal, salah satu komponen yang membuat harga peralatan elektronika tersebut tinggi, disebabkan oleh banyaknya kandungan logam dalam peralatan tersebut. Tak hanya logam-logam dasar seperti tembaga, timah dan aluminium, namun sejumlah besar peralatan elektronika modern juga mengandung sejumlah logam-logam mulia, seperti emas, perak, platina, palladium, dan sebagainya.

Buku ini dibuat untuk menjadi panduan bagi setiap orang yang akan atau telah menggeluti usaha pengolahan limbah elektronik.

Daftar Isi

I . Pendahuluan

I.1. Logam-logam dasar dalam Peralatan Elektronika

I.2. Pengolahan Limbah Elektronik

 

II . Pengantar Kimia Umum

II.1. Tabel Periodik Unsur Kimia

II.2. Struktur Atom dan Senyawa

II.3. Stoikiometri

II.4. Reaksi Kimia

II.4.1. Ikatan Ionik

II.4.2. Ikatan Kovalen

II.4.3. Ikatan Kompleks

II.4.4. pH

II.5. Reaksi Redoks

II.5.1. Potensial Elektroda Standar

 

III . Proses Awal Pengolahan Limbah Elektronika

III.1. Pemisahan Logam-logam Secara Fisika

III.1.1. Memisahkan Unsur-unsur besi (Fe) dan stainless steel (FeNi)

III.1.2. Memisahkan Logam Aluminium dan Zinc

III.1.3. Pemisahan Timah Putih

III.1.4. Pemisahan Unsur-unsur logam tembaga.

III.2. Insinerasi atau Pelarutan PCB

III.2.1. Pelarutan PCB menggunakan DMSO

III.2.2. Pembakaran PCB (Insinerasi)

III.2.3. Pemisahan Kain Fiber

III.3. Proses Penghalusan Komponen Setelah Pembakaran

III.3.1. Penghalusan menggunakan tromol (glundung)

III.3.1.1. Konstruksi Tromol / glundung

III.3.2. Pengurasan lumpur dari tromol

III.4. Pemisahan Logam dari Lumpur.

 

IV .  Pemisahan dan Pemurnian Logam Mulia

IV.1. Peleburan Serpihan Logam.

IV.2. Pelarutan Logam Menggunakan Aqua Regia

IV.2.1. Aqua Regia atau Air Raja

IV.2.2. Prosedur pembuatan air raja

IV.2.2.1. Bahan-bahan kimia yang dibutuhkan.

IV.2.2.2. Peralatan yang dibutuhkan

IV.2.3. Proses pembuatan air raja.

IV.2.4. Proses dan prosedur pelarutan menggunakan air raja

IV.3 . Pemisahan Logam Mulia

IV.3.1. Penetralan Sisa-sisa HNO3, NOCl dan gas Cl2 dari larutan air raja

IV.3.2 . Pemisahan Logam Platina

IV.3.3. Pemisahan Logam Emas

IV.3.4. Pemisahan Logam Palladium

IV.3.5. Pemisahan dan Pemurnian Logam Perak

IV.3.6. Pemisahan dan Pemurnian Logam Tembaga dan Timah Putih

IV.3.7. Peleburan Logam-logam Mulia

IV.3.7.1. Peleburan Logam Platina

IV.3.7.2. Peleburan Logam Emas

IV.3.7.3. Peleburan Logam Palladium

IV.3.7.4. Peleburan Logam Perak

V . Sianidasi Lumpur Halus Limbah Elektronik

V.1. Pelarutan Logam-logam dasar menggunakan H2SO4 + HNO3

V.1.1. Proses Pelarutan

V.1.2. Pemisahan Larutan Logam-logam Dasar

V.2. Peralatan Sianidasi

V.3. Penaikan PH Lumpur

V.4. Sianidasi

V.4.1. Pengujian Kecukupan Kandungan Sianida Bebas

V.4.2. Adsorbsi Logam Mulia Menggunakan Karbon Aktif

V.4.3. Pengujian Kecukupan Karbon Aktif

V.5. Pemisahan dan Pencucian Karbon Aktif

V.6. Insinerasi Karbon Aktif

V.7. Pemisahan Unsur-unsur Logam Non Mulia

V.8. Peleburan Logam Mulia.

V.9. Pemisahan Unsur-unsur Logam Mulia Menggunakan HNO3

V.10. Pemisahan Logam-logam Mulia Menggunakan Air Raja.

VI . Penanganan  Limbah 

VI.1. Penanganan Limbah Sisa Pengolahan Menggunakan Asam

VI.2. Penanganan Limbah Sisa Proses Sianida

Ke halaman 2