Pemurnian Emas Menggunakan Asam Nitrat 8

Pemurnian emas menggunakan asam nitrat 8 adalah lanjutan dari link ini.

II.4.4. Proses Pemurnian Perak.

II.4.4.1. Pengendapan Cairan Menggunakan Garam NaCl atau Larutan HCl

Cairan hasil perebusan logam emas umumnya mengandung perak yang larut membentuk senyawa perak nitrat (AgNO3). Untuk memisahkan ion perak dari ion-ion logam lainnya, kita bisa menggunakan larutan garam (NaCl) atau larutan HCl. Prosesnya sebagai berikut :

1. Masukkan larutan ke dalam bak (container) plastik. larutan yang masuk tak boleh lebih dari 40% volume platsik.

2. Masukkan cairan garam (dari kristal garam yang dilarutak oleh air biasa) atau larutan HCl 10% ke dalam larutan perak, lakukan secara bertahap. Ciri-ciri larutan mengandung perak, saat dicampur larutan garam terbentuk endapan putih susu yang turun ke bagian dasar cairan. Jika endapan ini ditaruh dibawah sinar matahari, terbentuk partikel hitam di bagian yang disinari.

3. Saat endapan putih terpisah dari larutan di atasnya, cek kecukupan cairan garam dengan menambahkan tetes cairan garam. Jika masih terbentuk endapan putih, lakukan terus penambahan larutan garam, hingga tak terbentuk lagi endapan putih.

4. Saring endapan menggunakan kertas saring, sambil dibilas menggunakan air tawar. Lakukan pembilasan sesering mungkin, agar semua larutan yang mengandung logam selain perak terpisah dari endapan.

5. Endapan perak klorida (AgCl) yang telah kering ditempatkan di atas kaca bening bersih, jemur dibawah matahari. Bolak-balik tepung hingga hampir semua tepung berubah warna dari putih menjadi hitam.

6. Masukkan tepung yang telah berwarna hitam ke dalam wadah plastik.

7. Masukkan soda api yang dicampur sedikit air ke dalam tepung hitam tersebut, aduk secara merata.

8. Saring tepung (7) yang telah berubah menjadi lumpur menggunakan  kertas saring, bilas lumpur dengan banyak air tawar, keringkan di bawah sinar matahari.

9. Masukkan tepung perak hitam beserta kertas saring ke dalam wadah kowi, campur merata dengan tepung borax.

10. Lebur menggunakan burner hingga mencair dan menyatu.

11. Saat logam mencair, masukkan sedikit flake soda api (jauhkan api saat memasukkan flake soda api, dan gunakan kacamata pelindung). Lebur kembali hingga semua cairan logam menyatu.

12. Dinginkan sekitar 30 menit.

13. Ambil bullion perak menggunakan pinset, cuci bersih dengan air biasa.

14. Hasil dari proses ini, diperoleh logam perak dengan kemurnian 99,5%.

Versi PDF (lengkap), klik disini